Jelang Lebaran Ketupat, Harga Daging Sapi di Bangkalan Capai Rp150 Ribu per Kilogram
Redaksi - Wednesday, 25 March 2026 | 07:12 AM


salsabilafm.com - Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Kabupaten Bangkalan, Madura, khususnya komoditas untuk keperluan Lebaran Ketupat mengalami kenaikan signifikan. Seperti daging sapi yang merupakan bahan utama pembuatan menu Topak Ladeh, sajian makanan legendaris setiap momen Lebaran Ketupat di Madura, yang rencananya akan digelar pada Sabtu (28/3/2026).
Analis Perdagangan Ahli Muda Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Kabupaten Bangkalan, Siti Fitria mengungkapkan, harga daging sapi berkualitas baik pada H-5 Lebaran Ketupat menyentuh Rp 140 ribu per kg hingga Rp 150 ribu per kg.
Sementara untuk daging sapi kualitas sedang berkisar Rp 125 ribu hingga Rp 135 per kg.
Sebelumnya, lanjut Fitri, harga daging sapi kualitas baik masih berada di kisaran Rp 120 ribu per kg hingga Rp 125 per kg. Sementara untuk daging sapi kualitas sedang berkisar Rp 110 ribu per kg hingga Rp 115 ribu per kg.
"Mulai H+1 Hari Raya Idulfitri, mayoritas harga kebutuhan pokok naik. Untuk kebutuhan Topak Ladeh, mahal parah karena banyak permintaan pasar menjelang perayaan Lebaran Ketupat," ungkap Fitri, Selasa (24/3/2026).
Selain daging sapi, harga bahan-bahan lainnya untuk kebutuhan Topak Ladeh juga meroket. Seperti sayuran sawi yang kini menyentuh Rp 35 ribu per ikat berisi 12 helai, sebelumnya hanya Rp 1.500 hingga Rp 2.000 per ikat.
"Apalagi buah kelapa untuk kebutuhan santan Topak Ladeh yang menyentuh Rp 25 ribu hingga Rp 35 ribu per butir. Stok aman, tapi kondisi ini kami prediksi akan berlangsung hingga H+8 Hari Raya Idulfitri," jelasnya.
Hasil pemantauan Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Kabupaten Bangkalan terhadap Harga Eceran per Kg Barang Kebutuhan Pokok per Kg pada Selasa (24/3/2026) menunjukan, cabai besar Rp 40 ribu hingga Rp 42 ribu per kg dan cabai rawit Rp 90 ribu hingga Rp 100 ribu per kg.
"Itu pantaun di Pasar Ki Lemah Duwur dan Pasar Kasorjen. Untuk daging ayam ada di kisaran Rp 45 ribu, Rp 50 ribu bahkan di Pasar Kasorjen mencapai Rp 53 ribu hingga Rp 55 ribu per kg," tutur Analis Perdagangan Ahli Muda Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Kabupaten Bangkalan, Siti Fitria.
Sementara pemilik toko kelontong di kawasan Pasar Jaddih, Kecamatan Socah, Bella menyatakan, harga telur saat ini cenderung turun selepas perayaan Hari Raya Idulfitri, yakni dari Rp 30 ribu per kg menjadi Rp 28 ribu per kg.
"Hari ini kebetulan harga telur turun tapi pasti akan naik lagi karena jelang momen Lebaran Ketupat. Minyakita harganya naik, dari Rp 17 ribu per liter ke Rp 20 ribu per liter, minyak curah juga naik dari harga Rp 19 ribu per liter menjadi Rp 22 ribu per liter," ungkap Bella. (*)
Next News

Terseret Kasus Dugaan Perselingkuhan, Kapus Robatal Sampang Terancam Dipecat
a day ago

Fasilitas Pantai Camplong Tak Terawat, Disporabudpar Soroti Tanggung Jawab Pengelola
a day ago

SDN di Bangkalan Bakal Dibongkar untuk Sekolah Rakyat, Siswa Belajar di Teras Rumah
a day ago

Pantai Slopeng Sumenep Dipilih Jadi Lokasi Puncak Hari Jadi Jatim ke-81
a day ago

Kadindik Jatim Nilai Wacana Tidak Otomatis Naik Kelas Dorong Murid Lebih Giat Belajar
18 hours ago

OTT di BNPB, KPK Amankan 14 Orang dan Sita Uang Rp1,4 Miliar
18 hours ago

Kecelakaan Innova Vs N-Max di Jalan Raya Camplong Sampang, 3 Orang Dilarikan ke RSUD
18 hours ago

Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Penyuluh KB Sampang Salurkan 15 Tangki Air Bersih
2 days ago

KPM PKH Sampang Diminta Teken Pernyataan Bermaterai, Moh Hakim: Benar Ada Surat Tersebut
2 days ago

Dugaan TPPO PMI Asal Sampang: Dijanjikan Kerja di Dubai, Berakhir di Libya
2 days ago





