MPR Tegur 2 Juri LCC Empat Pilar di Kalbar, Final Diputuskan Diulang
Redaksi - Thursday, 14 May 2026 | 09:51 AM


salsabilafm.com,- Ketua MPR RI Ahmad Muzani memanggil sekaligus memberikan teguran kepada dua juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar di Kalimantan Barat yang viral di media sosial akibat polemik penilaian jawaban peserta.
"Sudah. Tadi kita panggil. Sudah kita tegur," kata Ahmad Muzani dalam konferensi pers di Gedung MPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Muzani mengatakan, MPR RI secara kelembagaan juga telah menyampaikan permohonan maaf kepada publik terkait dinamika yang terjadi dalam perlombaan tersebut. Menurutnya, permintaan maaf yang disampaikan Sekretariat Jenderal MPR telah mewakili seluruh pihak, termasuk kedua juri, yakni Dyastasita dan Indri Wahyuni yang merupakan pejabat di lingkungan Setjen MPR RI.
"Ya, kelembagaan MPR kan sudah disampaikan oleh Pak Sekjen. Salah satu pimpinan kita sudah menyampaikan permohonan maaf. Jadi itu sudah mewakili keseluruhan termasuk juri, karena ini adalah kegiatan lembaga, bukan kegiatan orang per orang," ujarnya.
MPR RI juga memutuskan final LCC Empat Pilar di Kalimantan Barat akan diulang. Muzani menegaskan, keputusan tersebut diambil setelah mendengar berbagai masukan dari masyarakat.
"Juri yang akan menjuri dalam Lomba Cerdas Cermat tersebut adalah juri independen," katanya.
Sebelumnya, video penilaian dalam lomba tersebut viral di media sosial. Dalam video itu terlihat adanya perbedaan penilaian terhadap jawaban yang dinilai serupa dari dua kelompok peserta.
Grup C dari SMAN 1 Pontianak mendapat nilai minus lima untuk jawaban terkait proses pemilihan anggota BPK. Sementara jawaban serupa dari Grup B SMAN 1 Sambas justru mendapat nilai 10 dari juri yang sama, yakni Kepala Biro Pengkajian Setjen MPR RI, Dyastasita.
Peserta Grup C sempat memprotes keputusan tersebut karena merasa jawaban yang diberikan sama. Namun juri menilai jawaban Grup C tidak menyebut Dewan Perwakilan Daerah (DPD) secara jelas.
Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah menyampaikan, pihaknya menghormati perhatian dan masukan masyarakat terkait polemik penilaian dalam perlombaan tersebut. Ia mengatakan panitia saat ini tengah melakukan penelusuran internal dan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek teknis pelaksanaan lomba. (*)
Next News

Pemkab Sampang Fasilitasi Penukaran LPG 3 Kg ke Bright Gas, Ini Syarat dan ketentuannya
8 hours ago

Jelang Iduladha, Harga Sapi di Sampang Naik hingga Rp4 Juta per Ekor
8 hours ago

Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Dugaan Korupsi Chromebook
2 hours ago

Sempat Tertunda, 2 JCH Sampang Akhirnya Berangkat ke Tanah Suci
a day ago

Ribuan Nelayan di Sampang Belum Terdaftar Program Jamsostek
a day ago

Seorang Perempuan Melahirkan di Bus saat Perjalanan dari Solo ke Pamekasan
a day ago

Pejalan Kaki Meninggal Dunia, Diduga Ditabrak Motor di Jembatan Suramadu
a day ago

2 Rumah Warga Torjun Sampang Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta
a day ago

Tambang Galian C di Pamekasan Longsor, Dump Truck Tertimbun Material Tanah
a day ago

Jelang Iduladha, Harga Kambing Kurban di Sumenep Naik
a day ago





