Karapan Sapi Sampang 2026 Targetkan 48 Pasang Sapi, 34 Pasang Sudah Terdaftar
Ach. Mukrim - Thursday, 13 August 2026 | 05:47 AM


salsabilafm.com - Persiapan pelaksanaan karapan sapi tingkat Kabupaten Sampang terus dilakukan. Hingga saat ini, sebanyak 34 pasang sapi telah terdaftar untuk mengikuti event tahunan tersebut. Jumlah itu masih berpotensi bertambah karena pendaftaran peserta masih dibuka.
Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang Abdul Basith mengatakan, berdasarkan prediksi awal, terdapat sekitar 48 pasang sapi yang berpotensi mengikuti karapan sapi tingkat kabupaten tahun ini.
"Sekarang sudah dibuka pendaftarannya. Sapi yang mendaftar akan kami survei ke lapangan," katanya, Kamis (13/82026).
Berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, lanjutnya, tahun ini pemilik sapi tidak perlu mengikuti seleksi di tingkat kawedanan. Pemilik sapi yang memenuhi persyaratan dapat langsung mendaftarkan sapinya ke tingkat kabupaten. Salah satu syarat utama yang harus dipenuhi adalah memiliki Nomor Induk Sapi Kerap (NISK).
"Nomor tersebut menjadi legalitas bagi sapi yang akan mengikuti karapan dan dikeluarkan Disporabudpar Sampang bekerja sama dengan Pasar Sakera," lanjutnya.
Basith menjelaskan, pendaftaran peserta masih dibuka hingga paling lambat satu minggu sebelum pelaksanaan karapan sapi. Dengan demikian, jumlah peserta masih memungkinkan bertambah hingga batas waktu pendaftaran ditutup.
"Jika pemilik sapi sudah memenuhi syarat, sudah bisa mendaftar langsung," ujarnya.
Setelah seluruh peserta rampung mendaftar, Disporabudpar Sampang akan melakukan survei ke sejumlah daerah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi serta keberadaan sapi yang didaftarkan.
Selain itu, verifikasi lapangan diperlukan untuk memastikan sapi yang mengikuti karapan benar-benar merupakan sapi asal Sampang.
"NISK ini penting karena kami khawatir sapi yang ikut karapan nanti bukan sapi Sampang," paparnya.
Sementara itu, karapan sapi tingkat Kabupaten Sampang dijadwalkan berlangsung sekitar akhir Agustus atau awal September. Waktu pelaksanaan tersebut masih menunggu penetapan lebih lanjut.
"Memang belum dilakukan. Kami tunggu semuanya rampung. Baru nanti kami sisir setiap daerah untuk disurvei," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Terseret Kasus Dugaan Perselingkuhan, Kapus Robatal Sampang Terancam Dipecat
a day ago

Fasilitas Pantai Camplong Tak Terawat, Disporabudpar Soroti Tanggung Jawab Pengelola
a day ago

SDN di Bangkalan Bakal Dibongkar untuk Sekolah Rakyat, Siswa Belajar di Teras Rumah
a day ago

Pantai Slopeng Sumenep Dipilih Jadi Lokasi Puncak Hari Jadi Jatim ke-81
a day ago

Kadindik Jatim Nilai Wacana Tidak Otomatis Naik Kelas Dorong Murid Lebih Giat Belajar
16 hours ago

OTT di BNPB, KPK Amankan 14 Orang dan Sita Uang Rp1,4 Miliar
16 hours ago

Kecelakaan Innova Vs N-Max di Jalan Raya Camplong Sampang, 3 Orang Dilarikan ke RSUD
16 hours ago

Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Penyuluh KB Sampang Salurkan 15 Tangki Air Bersih
2 days ago

KPM PKH Sampang Diminta Teken Pernyataan Bermaterai, Moh Hakim: Benar Ada Surat Tersebut
2 days ago

Dugaan TPPO PMI Asal Sampang: Dijanjikan Kerja di Dubai, Berakhir di Libya
2 days ago





