Rabu, 12 Agustus 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Jalan Desa Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Sampang Patungan Rp2 Juta per Rumah

Syabilur Rosyad - Wednesday, 12 August 2026 | 07:17 AM

Background
Jalan Desa Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Sampang Patungan Rp2 Juta per Rumah
Warga saat melakukan swadaya pengecoran jalan desa, Rabu (12/8/2026). (Rosyad/Salsa/)

salsabilafm.com – Jalan poros penghubung Desa Daleman dengan Desa Pesarenan, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, yang bertahun-tahun tak kunjung diperbaiki, kini dibangun secara swadaya oleh masyarakat.


Warga memilih bergotong royong memperbaiki jalan tersebut lantaran kondisi akses yang menjadi jalur penting bagi aktivitas masyarakat itu tak kunjung mendapat perbaikan.


Koordinator pelaksana pembangunan, Talim, mengatakan, pembangunan saat ini sudah berlangsung. Dari target sekitar 600 meter, pekerjaan yang belum terselesaikan kini tinggal sekitar 200 meter.




"Pembangunan sudah berjalan. Dari target sekitar 600 meter, sekarang tinggal sekitar 200 meter yang belum selesai," katanya kepada salsabilafm.com, Rabu (12/8/2026).


Untuk membiayai pembangunan, masyarakat mengandalkan dana swadaya dengan besaran kontribusi sekitar Rp2 juta dari setiap rumah. Selain itu, panitia juga berupaya mencari sumbangan dari pihak luar untuk mencukupi kebutuhan biaya pembangunan.




"Setiap rumah kami rencanakan ikut berpartisipasi sekitar Rp2 juta. Selain dari swadaya masyarakat, kami juga mencari sumbangan dari luar agar pembangunan ini bisa segera tuntas," ujarnya.


Talim menyebut kebutuhan anggaran untuk menyelesaikan pembangunan jalan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp400 juta.


Menurutnya, inisiatif tersebut muncul karena masyarakat sudah cukup lama menunggu adanya perbaikan. Kondisi jalan yang rusak dinilai menghambat mobilitas warga, terutama karena jalur tersebut menjadi penghubung antardesa.




"Ini murni inisiatif masyarakat karena sudah bertahun-tahun jalan ini tidak diperbaiki. Daripada terus menunggu, kami memilih bergotong royong supaya jalan ini bisa segera digunakan dengan lebih baik," jelasnya.


Meski pembangunan dilakukan secara swadaya, Talim berharap Pemerintah Kabupaten Sampang tetap memberikan perhatian dan dukungan terhadap kondisi jalan tersebut.




"Kami berharap pemerintah juga memperhatikan jalan ini. Masyarakat sudah berusaha secara swadaya, tetapi kami tetap berharap ada dukungan pemerintah untuk menyelesaikan pembangunan," pungkasnya. (Syad)