Kamis, 13 Agustus 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Puluhan Fasum di Sampang Rusak Akibat Bencana, Diajukan untuk Rehabilitasi

Ach. Mukrim - Thursday, 13 August 2026 | 05:43 AM

Background
Puluhan Fasum di Sampang Rusak Akibat Bencana, Diajukan untuk Rehabilitasi
Salah satu sekolah rusak akibat tertimpa pohon besar. (Mukrim/Salsa/)

salsabilafm.com - Bencana alam yang melanda Kabupaten Sampang sepanjang 2025 menyebabkan sejumlah fasilitas umum (fasum) mengalami kerusakan. Puluhan titik yang dinilai menjadi prioritas kini diajukan untuk mendapatkan bantuan rehabilitasi.


Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Sampang, Aang Djunaidi, mengatakan, sepanjang 2025 terjadi cukup banyak bencana alam di wilayah Sampang. Namun, pemerintah daerah baru mampu menangani satu titik, yakni pembangunan jembatan di Desa Karang Penang Oloh, Kecamatan Karang Penang.


"Dananya melalui biaya tidak terduga (BTT), karena anggarannya terbatas," kata Aang, Kamis (13/8/2026). 




Dia menjelaskan, berdasarkan hasil asesmen, terdapat 25 titik fasilitas yang mengalami kerusakan akibat berbagai bencana, seperti angin kencang, longsor, dan puting beliung. Kerusakan tersebut meliputi pelengsengan, longsor, hingga pondok yang ambruk.


Puluhan titik tersebut telah masuk dalam skala prioritas untuk mendapatkan rehabilitasi. Namun, keterbatasan anggaran dalam APBD Sampang membuat penanganan belum dapat dilakukan secara menyeluruh.




"Ada yang berupa plengsengan, longsor, pondok ambruk, dan puting beliung," ujarnya.


Karena keterbatasan anggaran, sejumlah usulan penanganan kemudian diajukan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Berdasarkan rekapitulasi sebelumnya, total terdapat sekitar 70 titik yang hingga kini masih dalam proses pengajuan bantuan.


"Sementara masih kami ajukan," paparnya.




Aang menambahkan, BPBD Sampang masih menunggu kepastian bantuan rehabilitasi dari Pemprov Jatim. Sementara itu, pihaknya saat ini masih fokus menyelesaikan pembangunan jembatan yang telah mendapatkan anggaran pada tahun ini.


"Untuk tahun ini kami juga belum dapat dari provinsi," pungkasnya. (Mukrim)