Kamis, 14 Mei 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Harga Cabai Rawit di Sumenep Naik, Stok Menipis

Redaksi - Thursday, 14 May 2026 | 06:56 AM

Background
Harga Cabai Rawit di Sumenep Naik, Stok Menipis
Pedagang cabai dan sembako di pasar tradisional Sumenep. ( Istimewa/)


salsabilafm.com  - Harga cabai rawit dan cabai merah besar di pasar tradisional Sumenep pekan ini kembali merangkak naik. Harga cabai rawit saat ini mencapai Rp75.000 per kg, naik Rp10.000 dibanding pekan lalu. Cabai merah besar pekan lalu harga per kilonya Rp45.000, pekan ini naik menjadi Rp55.000 per kg. 


Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep, Idham Halil mengatakan, naiknya harga cabai disebabkan karena menipisnya stok, terutama untuk cabai lokal.




"Cabai lokal Sumenep sekarang stoknya tinggal sedikit, karena sudah lewat masa panen. Untuk memenuhi kebutuhan, kami mendatangkan cabai dari Pare Kediri. Nah, harga kulakan dari Kediri memang sudah mahal. Mangkanya harga di pasaran Sumenep juga ikut naik," katanya, Rabu (13/05/2026).


Sedangkan untuk komoditas lain relatif stabil. Harga minyak goreng kemasan 2 liter tetap Rp44.000 seperti pekan lalu, minyak goreng curah Rp21.000 per kg, dan Minyakita kemasan 1 liter Rp15.700.


"Untuk harga beras lokal tetap Rp13.000 per kg, dan beras kualitas premium harganya stabil Rp14.600 per kg. Untuk harga gula pasir juga tidak mengalami perubahan dari pekan lalu, tetap Rp17.500 per kg," terang Idham. 




Untuk harga telur juga stabil. Telur ayam ras pekan ini tetap Rp27.000 per kg, dan telur ayam kampung tetap Rp48.000 per kg. 


"Untuk harga daging juga tidak mengalami perubahan. Harga daging sapi Rp130.000 per kg, daging ayam broiler Rp40.000 per kg, dan daging ayam kampung Rp80.000 per kg," pungkas ldham. (*)