Nelayan Pamekasan Meninggal Dunia, Terlilit Tali Jaring Saat Melaut
Redaksi - Tuesday, 07 July 2026 | 07:19 AM


salsabilafm.com - Seorang nelayan asal Dusun Gilin, Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, meninggal dunia. Dia mengalami kecelakaan kerja di atas kapal saat mencari ikan di sekitar perairan Pulau Gili Gilingan, Kabupaten Sumenep, Selasa (7/7/2026).
Korban berinisial MH (54) merupakan Anak Buah Kapal (ABK) Berkah Jawara. Saat kejadian sekitar pukul 07.00 WIB, korban bertugas menarik tali jaring di dekat mesin penarik. Diduga tubuh korban tertarik tali tampar yang dipegangnya hingga mengalami kesulitan bernapas.
Kapolres Pamekasan melalui Kasi Humas Polres Pamekasan, IPDA Yoni Evan Pratama mengatakan, setelah menerima laporan dari masyarakat, Satpolairud Polres Pamekasan bersama Polsek Tlanakan, TNI AL, Tim Inafis Satreskrim, dan tim medis langsung bersiaga di Pelabuhan Branta Pesisir.
"Setelah Kapal Berkah Jawara tiba sekitar pukul 10.20 WIB, petugas mengevakuasi jenazah korban menggunakan ambulans Puskesmas Tlanakan menuju rumah duka untuk dilakukan pemeriksaan luar atau visum oleh tim medis dan Tim Inafis Satreskrim Polres Pamekasan," ujarnya.
Berdasarkan keterangan para saksi, rekan-rekan korban sempat mematikan mesin kapal dan berusaha melepaskan lilitan tali dari tubuh korban. Namun, saat kapal dalam perjalanan menuju daratan dan melintasi perairan Kecamatan Galis, korban dinyatakan meninggal dunia. Hasil pemeriksaan menunjukkan korban mengalami luka lecet pada lengan kanan akibat gesekan tali tampar.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah kerja dan telah membuat surat pernyataan untuk tidak menempuh jalur hukum. Jenazah korban kemudian dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Dusun Mayang, Desa Branta Pesisir.
Polres Pamekasan mengimbau para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat bekerja di laut, termasuk memeriksa kelayakan alat keselamatan, meningkatkan kewaspadaan saat mengoperasikan alat tangkap, serta memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut. (*)
Next News

Desa Terdampak Kekeringan di Pamekasan Diprediksi Bertambah, BPBD: Tunggu SK dari Bupati
a day ago

Sempat Hilang Dicuri Maling, Motor Milik Warga Pamekasan Akhirnya Kembali
a day ago

Kecam Pelecehan Seksual terhadap Anak, KOPRI PMII Sampang Desak Pelaku Dihukum Berat
a day ago

SPBU Arahkan Pengguna Jeriken Urus Rekomendasi, Disperta KP: Kalau Diperjualbelikan Kembali Kami Tolak
a day ago

Dinsos PPA Sampang Dampingi Korban Rudapaksa 27 Orang, Pastikan Hak Pendidikan Terpenuhi
a day ago

Pemkab Sampang Tunggu Petunjuk ESDM Jatim Tangani Sumur Bor Diduga Mengandung Gas
a day ago

Kantor Imigrasi Pamekasan Deportasi 5 WNA Asal Malaysia dan Pakistan
21 hours ago

Lahan Tembakau di Pamekasan Dirusak OTK, Petani Rugi Rp6,5 Juta
21 hours ago

Desak Polisi Tangkap 27 Pelaku Rudapaksa Anak, DPRD Sampang: Itu Tindakan Biadab
21 hours ago

Gerakan Indonesia Asri 2026 Diluncurkan di Sampang, Dorong Lingkungan Bersih dan Berkelanjutan
2 days ago





