66 Rumah Tidak Layak Huni di Sumenep Berhasil Direhabilitasi
Redaksi - Tuesday, 07 July 2026 | 07:07 AM


salsabilafm.com - Kolaborasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus menunjukkan hasil nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, sebanyak 66 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) berhasil direhabilitasi menjadi hunian yang lebih layak bagi warga berpenghasilan rendah.
Program kemanusiaan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem melalui penyediaan hunian yang aman, sehat, dan layak huni.
Berdasarkan data rekapitulasi, rehabilitasi rumah dilakukan secara bertahap setiap bulan. Pada Januari sebanyak 13 unit rumah berhasil diselesaikan, Februari 15 unit, Maret 5 unit, April 14 unit, Mei 10 unit, dan Juni 9 unit.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan, program tersebut merupakan bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
"Program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah bersama Baznas untuk menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi upaya mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup warga," ujar Bupati Fauzi, Selasa (7/7/2026), seperti dilansir KlikJatim.com.
Menurutnya, rumah bukan sekadar tempat berteduh dari panas dan hujan, tetapi menjadi fondasi penting bagi kesehatan, kenyamanan, serta masa depan keluarga.
Fauzi juga mengapresiasi konsistensi Baznas Sumenep yang terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjalankan berbagai program sosial berbasis zakat.
Dia menambahkan, percepatan penanganan persoalan sosial tidak dapat hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Karena itu, kolaborasi lintas sektor dan semangat gotong royong menjadi kunci untuk memperluas manfaat bagi masyarakat.
"Kami ingin sinergi ini mampu menghadirkan berbagaiprogram yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, serta mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang inklusif, berkeadilan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," pungkas Fauzi. (*)
Next News

Harumkan Sumenep, Gita Nada Idaman Al-Munawarah Raih Juara 2 WBL Marching Competition Season 5
12 hours ago

Balap Liar di JLS Sampang, 36 Sepeda Motor Diamankan Polisi
13 hours ago

Melihat Sampang dari Seberang Jalan: Menggugat Pendidikan dan Ruang Perempuan Lewat Diskusi Literasi
14 hours ago

MUI dan HMI Bangkalan Gelar Bedah Buku Etika Pengolahan Air Limbah
14 hours ago

Penginjak Alquran di Pamekasan Terancam 5 Tahun Penjara
15 hours ago

600 Ton Beras SPHP Diduga Dioplos, Kerugian Negara Capai Rp3,3 Miliar
15 hours ago

Pengurus Ranting dan Lembaga MWC NU Pulau Mandangin 2026-2031 Resmi Dilantik
15 hours ago

Warga Bangkalan Temukan Bayi Perempuan Menangis di Teras Toko
3 days ago

Pura-pura Tanya Alamat, Pria Tak Dikenal di Bangkalan Diduga Lecehkan Siswi
3 days ago

HCML Tuan Rumah GCM ke-336, Perkuat Koordinasi Pasokan Gas Jawa Timur–Jawa Tengah
2 days ago





