Selasa, 7 Juli 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Polisi Periksa 3 Orang Terkait Kasus Dugaan Suap Korwil BGN di Pamekasan

Redaksi - Tuesday, 07 July 2026 | 07:13 AM

Background
Polisi Periksa 3 Orang Terkait Kasus Dugaan Suap Korwil BGN di Pamekasan
Humas Polres Pamekasan saat pers rilis kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis ( Istimewa/)

salsabilafm.com - Polres Pamekasan, Jawa Timur memeriksa sebanyak tiga orang terkait dugaan suap dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang melibatkan Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Pamekasan.


"Tiga orang yang telah kami periksa adalah dua orang dari pihak pelapor, yakni dari Forum Mahasiswa dan Masyarakat Revolusi (Formaasi) serta Tim Pencari Fakta Nusantara (TPF-N)," kata Kasi Humas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama dalam keterangan pers kepada media, Senin (6/7/2026) dikutip dari Antara.


"Dan satu orang dari pihak terlapor, yakni Korwil BGN Kabupaten Pamekasan," imbuhnya




Kasus dugaan suap kasus MBG di Kabupaten Pamekasan ini diselidiki tim Reskrim Polres Pamekasan atas laporan masyarakat. Laporan tersebut menyebutkan telah terjadi praktik suap dan penyalahgunaan wewenang yang diduga dilakukan Korwil BGN  Kabupaten Pamekasan.


Di antaranya praktik suap gratifikasi selama menjabat sebagai Korwil MBG Kabupaten Pamekasan, pelanggaran etik dengan rangkap jabatan, pembangunan infrastruktur dapur MBG ilegal karena tidak dilengkapi dengan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), serta dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam penentuan hak titik koordinat pembangunan dapur MBG.




"Saat ini kami sedang mengagendakan pemanggilan kepada semua kepala dapur MBG yang ada di Kabupaten Pamekasan untuk melengkapi penyelidikan," kata Evan.


Evan juga meminta masyarakat tenang dan mempercayakan penanganan kasus tersebut kepada polisi.


"Kami juga mengagendakan hendak melakukan pemeriksaan ulang kepada terlapor untuk melengkap berkas penyelidikan," katanya.




Sebelumnya, pada 6 Juni 2026, terlapor Korwil MBG Kabupaten Pamekasan, HR, telah mendatangi Mapolres setempa. Dia menjalani pemeriksaan maraton selama hampir 10 jam di ruang penyidik Satreskrim Polres Pamekasan. Saat itu HR membantah terlibat kongkalikong aliran dana suap dalam hal izin operasional dapur MBG. (*)