Kamis, 14 Mei 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Jelang Iduladha, Harga Sapi di Sampang Naik hingga Rp4 Juta per Ekor

Ach. Mukrim - Thursday, 14 May 2026 | 03:42 AM

Background
Jelang Iduladha, Harga Sapi di Sampang Naik hingga Rp4 Juta per Ekor
Aktivitas jual beli sapi di pasar Hewan Aeng Sareh, Sampang. (Mukrim/Salsa/)

salsabilafm.com - Harga sapi di sejumlah pasar hewan di Kabupaten Sampang mengalami kenaikan menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Tingginya permintaan masyarakat untuk kebutuhan kurban menjadi faktor utama melonjaknya harga ternak dalam beberapa pekan terakhir


Salah seorang pedagang sapi di Pasar Hewan Aeng Sareh, Kabupaten Sampang, Ahmad Fauzi, mengatakan, harga sapi mengalami kenaikan sejak dua pekan terakhir. Menurutnya, kenaikan rata-rata mencapai Rp2 juta hingga Rp4 juta per ekor dibandingkan hari biasa.


"Sekarang harga sapi ukuran sedang yang sebelumnya sekitar Rp18 juta naik jadi Rp21 juta sampai Rp22 juta. Kalau yang besar bisa lebih mahal lagi karena permintaan kurban meningkat," ujarnya, Kamis (14/5/2026).




"Memang banyak yang mencari sapi Madura dari luar daerah, seperti dari Gresik, Kalimantan, dan Surabaya. Apalagi sapi Madura memang terkenal berkualitas bagus untuk kurban," imbuhnya.


Pedagang lainnya, Mulyadi, mengaku kenaikan harga juga dipengaruhi biaya perawatan dan pakan ternak yang semakin tinggi. Meski harga naik, pembeli tetap ramai mendatangi pasar hewan.




"Pembeli dari luar daerah juga banyak datang ke Sampang karena kualitas sapi Madura memang bagus untuk kurban. Jadi stok cepat berkurang," katanya.


Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Disperta KP Sampang, Arif Rahman Hakim, membenarkan adanya kenaikan harga sapi menjelang Iduladha. Namun pihaknya memastikan stok hewan kurban di wilayah Sampang masih aman hingga hari raya nanti.


"Kenaikan harga ini merupakan kondisi yang biasa terjadi setiap menjelang Iduladha karena permintaan meningkat tajam. Kami terus melakukan pemantauan kesehatan hewan dan memastikan sapi yang dijual layak untuk kurban," katanya.




Dia menambahkan, pihaknya rutin melakukan pemeriksaan kesehatan ternak di pasar hewan maupun peternakan warga guna mencegah penyebaran penyakit hewan. 


Di sisi lain, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kabupaten Sampang Zaiful Muqoddas, mengatakan, pemerintah daerah terus memantau stabilitas harga kebutuhan pokok dan hewan ternak agar tidak terjadi lonjakan yang terlalu tinggi.




"Kami berkoordinasi dengan pedagang dan peternak supaya distribusi sapi tetap lancar. Kami berharap harga tetap terkendali sehingga masyarakat masih mampu membeli hewan kurban," kata Zaiful. (Mukrim)