Hasani Utsman: Kebijakan Pasien PAPS Tak Dijamin BPJS Merugikan Secara Finansial, Sosial dan Kultural
Ach. Mukrim - Tuesday, 12 May 2026 | 10:01 AM


salsabilafm.com - Budayawan Sampang, Hasani Utsman, menilai kebijakan terkait pasien pulang atas permintaan sendiri (PAPS) yang tidak ditanggung Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tidak hanya berdampak pada aspek finansial, tetapi juga merugikan secara sosial dan kultural, khususnya bagi masyarakat Madura.
Alumnus Universitas Al-Azhar Mesir tahun 2014 itu, mengatakan, kebijakan tersebut perlu dikaji lebih dalam. Sebab, bertentangan dengan nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakat.
"Ada kebijakan problem, entah dari BPJS atau manajemen rumah sakit. Menurut saya ini bukan hanya merugikan secara finansial bagi rakyat miskin yang sedang sakit, tetapi juga merugikan secara sosial dan kultural," katanya, Selasa (12/5/2026).
Dia menjelaskan, dalam pandangan budaya masyarakat Madura, proses kesembuhan, kematian, hingga sakaratul maut memiliki nilai dan keyakinan tersendiri. Karena itu, keputusan pasien untuk menjalani perawatan di rumah sering kali berkaitan dengan aspek spiritual dan keluarga.
"Orang Madura punya pandangan tentang kesembuhan, kematian, dan khusnul khotimah," katanya.
Hasani mencontohkan, dalam sejumlah kasus, pasien yang ingin melanjutkan perawatan di rumah kerap dikategorikan sebagai 'pulang paksa' dan tidak dijamin BPJS Kesehatan, yang menurutnya menimbulkan persoalan di masyarakat.
"Itu sangat merugikan kita semua," tegasnya.
Sebabnya, dia menyatakan siap mendampingi Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) dalam memperjuangkan isu tersebut, terutama dari sisi budaya dan kemanusiaan.
"Kami siap mendampingi DKR. Ini perjuangan untuk rakyat miskin dan untuk kesembuhan yang lebih manusiawi," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

30 Siswa Sekolah Rakyat Pamekasan Bakal Ditempatkan di Sampang
11 hours ago

Mobil Dinas Diduga Dipakai Warga Sipil, Begini Tanggapan Kepala Bapperida Pamekasan
11 hours ago

Kunjungi KPID Jatim, Salsabila FM Perkuat Komitmen Penyiaran Sehat dan Transformasi Digital
11 hours ago

Korlantas Polri Tunda Operasi Patuh 2026, Konsen Hari Bhayangkara
2 days ago

Pemkab Pamekasan Perbaiki Data Penerima Bansos PKH, Kadinsos: 45 Persen Salah Sasaran
2 days ago

BGN Batasi Maksimal 6 Dapur MBG Per Kecamatan, Ini Kata Korwil SPPG Sumenep
2 days ago

Satgas MBG Bangkalan: Per Hari Ini Ada 14 Dapur Berhenti Sementara
2 days ago

Sejumlah Jabatan Strategis di Pemkab Sampang Kosong, BKPSDM Tunggu Proses dan Kemampuan Anggaran
2 days ago

PKL di Sampang Akan Dikenakan Retribusi, Proyeksi PAD Capai Rp32,1 Juta
2 days ago

Isi BBM Subsidi ke Jeriken Tak Sesuai Barcode, SPBU di Sampang Disanksi Pertamina
a day ago




