Masuki Musim Kemarau, Harga Garam di Pulau Gili Raja Sumenep Turun
Redaksi - Tuesday, 12 May 2026 | 07:04 AM


salsabilafm.com - Musim kemarau yang mulai datang tahun ini belum sepenuhnya membawa kabar baik bagi para petani garam di Pulau Gili Raja, Kecamatan Gili Genteng, Kabupaten Sumenep. Di tengah cuaca yang mendukung produksi, harga garam justru perlahan turun.
Muhamad, salah seorang petani garam setempat, menuturkan, pada awal 2026 harga garam sempat mencapai Rp2.600 per kilogram. Namun, memasuki musim produksi saat ini, harga turun menjadi sekitar Rp1.900 per kilogram.
"Sekarang turun sekitar Rp600 per kilogram. Tapi petani biasanya menjual dalam hitungan ton, bukan mengejar harga per kilogram," ujarnya, Seni (11/5/2026).
Bagi warga pesisir Gili Raja, fluktuasi harga garam sebenarnya bukan hal baru. Menjelang musim panen, harga garam kerap melemah seiring melimpahnya produksi di pasaran. Karena itu, tidak semua warga bertahan menjadi petani garam.
"Makanya hanya sebagian kecil warga yang tetap fokus bertambak garam, karena harganya sering tidak stabil," kata Muhamad.
Penurunan harga tersebut juga dibenarkan pengusaha garam asal Gili Raja, Maskup Belu. Menurutnya, perusahaan-perusahaan besar kini membeli garam dengan harga lebih rendah dibanding sebelumnya, meski permintaan pasar masih tergolong lancar.
"Kalau penyebab pastinya saya kurang paham, tetapi permintaan masih tetap ada," ucapnya.
Di Pulau Gil Raja luas tambak garam membentang hingga 640 hektare. Tambak-tambak yang tersebar di Desa Ban Maleng, Desa Ban Baru, dan Desa Lombang tersebut menjadi sumber penghidupan bagi banyak keluarga pesisir di Gili Raja. (*)
Next News

Hasani Utsman: Kebijakan Pasien PAPS Tak Dijamin BPJS Merugikan Secara Finansial, Sosial dan Kultural
6 hours ago

Soroti Dasar Hukum PAPS, MUI Sampang: Jangan Sampai Kebijakan Ini Menyusahkan Rakyat Miskin
6 hours ago

BPJS Sampang Tegaskan Pasien Kondisi Kritis Tetap Bisa Dijamin Meski PAPS
6 hours ago

Soal Pasien Pulang Paksa Tak Ditanggung BPJS, DKR Sampang: Tidak Miliki Dasar Hukum Jelas!
6 hours ago

Kasus Korupsi Dana Hibah, KPK Panggil Anggota DPRD Bangkalan dan Pamekasan sebagai Saksi
9 hours ago

Harga Material Naik, Proyek Perbaikan 56 Ruas Jalan di Bangkalan Tertahan
9 hours ago

Dinas Peternakan Bangkalan Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Iduladha
9 hours ago

BPBD Pamekasan Petakan Titik Potensi Rawan Kekeringan
9 hours ago

Status Honorer di Sumenep Dihapus, Outsourcing Hanya Boleh untuk 3 Pekerjaan
9 hours ago

6.900 Pekerja Rentan di Sampang Dapat Bantuan Iuran Jamsostek
9 hours ago





