Dinas Peternakan Bangkalan Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Iduladha
Redaksi - Tuesday, 12 May 2026 | 07:09 AM


salsabilafm.com – Menjelang Idul Adha, Dinas Peternakan Kabupaten Bangkalan memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban dengan menambah jam kerja hingga malam hari.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bangkalan Drh. Ali Makki menyebut kegiatan rutin dilakukan setiap tahun untuk mengantisipasi lonjakan permintaan dokumen kesehatan hewan kurban.
"Biasanya jam kerja sampai pukul 16.00, namun mendekati hari H kami jadwalkan hingga pukul 21.00 bahkan 24.00 malam," ujarnya. Senin (11/5/2026).
Ali menjelaskan, pemeriksaan kesehatan dilakukan langsung oleh petugas lapangan di kecamatan, termasuk vaksinasi dan pengecekan syarat sesuai daerah tujuan. Dokumen resmi kemudian diterbitkan oleh dinas dan berlaku satu kali keberangkatan atau maksimal satu bulan.
"Intinya kesadaran. Yang penting prosedur pemeriksaan dilakukan, dokumen bisa segera diterbitkan," ucapnya.
Dia menambahkan, lalu lintas hewan antar kabupaten di Jawa Timur tidak lagi diwajibkan uji laboratorium. Sebab, dinilai memakan waktu dan biaya. Sebagai gantinya, surat keterangan sehat diterbitkan oleh dinas jika pemeriksaan lapangan menunjukkan hewan layak kurban.
"Kalau tanpa dokumen resmi, tentu ilegal," kata Ali.
Sementara itu, Syahril Abdillah, pemilik Abdi Farm di Galis Bangkalan, menyebut pengurusan dokumen biasanya dilakukan menjelang pengiriman hewan kurban, terutama H-3 hingga H-1 Iduladha.
"Kalau barang belum laku, kami tidak berani mengurus dokumen. Baru ketika ada kesepakatan penjualan, kami ajukan pengurusan. Prosesnya cepat karena kerja sama dengan dinas sangat baik," jelas Syahril.
Syahril menambahkan, tahun ini pihaknya menyiapkan sekitar 100 ekor sapi untuk kebutuhan kurban, dengan 60 persen di antaranya sudah terjual.
"Alhamdulillah stok tetap stabil, kalau kurang kami tambah lagi. Hewan kurban harus memiliki identitas untuk menghindari kriminalitas," pungkasnya. (*)
Next News

Terseret Kasus Dugaan Perselingkuhan, Kapus Robatal Sampang Terancam Dipecat
19 hours ago

Fasilitas Pantai Camplong Tak Terawat, Disporabudpar Soroti Tanggung Jawab Pengelola
19 hours ago

SDN di Bangkalan Bakal Dibongkar untuk Sekolah Rakyat, Siswa Belajar di Teras Rumah
19 hours ago

Pantai Slopeng Sumenep Dipilih Jadi Lokasi Puncak Hari Jadi Jatim ke-81
19 hours ago

Kadindik Jatim Nilai Wacana Tidak Otomatis Naik Kelas Dorong Murid Lebih Giat Belajar
12 hours ago

OTT di BNPB, KPK Amankan 14 Orang dan Sita Uang Rp1,4 Miliar
12 hours ago

Kecelakaan Innova Vs N-Max di Jalan Raya Camplong Sampang, 3 Orang Dilarikan ke RSUD
12 hours ago

Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Penyuluh KB Sampang Salurkan 15 Tangki Air Bersih
2 days ago

KPM PKH Sampang Diminta Teken Pernyataan Bermaterai, Moh Hakim: Benar Ada Surat Tersebut
2 days ago

Dugaan TPPO PMI Asal Sampang: Dijanjikan Kerja di Dubai, Berakhir di Libya
2 days ago





