Harga Material Naik, Proyek Perbaikan 56 Ruas Jalan di Bangkalan Tertahan
Redaksi - Tuesday, 12 May 2026 | 07:11 AM


salsabilafm.com - Proyek perbaikan 56 ruas jalan kabupaten di Bangkalan tahun 2026 hingga kini belum seluruhnya bisa dilelang. Sebab, Pemerintah Kabupaten Bangkalan masih menunggu stabilitas harga material konstruksi yang terus mengalami kenaikan dalam beberapa bulan terakhir.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas PUPR Bangkalan, Moh Ridhwan mengatakan, lonjakan harga material membuat banyak rekanan keberatan jika proyek tetap dijalankan menggunakan harga lama yang sudah tercantum dalam perencanaan awal.
"Beberapa item material naik terus. Ada yang sebelumnya sekitar Rp1,6 juta sekarang sudah di atas Rp2 juta. Rekanan mengeluh karena kalau dipaksakan dengan harga lama mereka bisa rugi," ujarnya, Senin (11/05/2026).
Menurut Ridhwan, kenaikan harga dipicu melonjaknya biaya solar industri yang berdampak pada harga produk-produk konstruksi di lapangan. Akibatnya, pemerintah harus berhati-hati sebelum membuka tender proyek baru.
Dia menjelaskan, proyek yang sudah terlanjur berkontrak tetap berjalan sebagaimana mestinya. Namun, paket pekerjaan yang belum dilelang sementara ditahan sambil menunggu penyesuaian harga.
"Kalau yang sudah kontrak tetap berjalan. Tapi yang belum launching, kami tunggu sampai harga lebih stabil. Rekanan juga meminta jangan dulu dilelang karena khawatir rugi" katanya.
Tahun ini, Pemkab Bangkalan mengalokasikan anggaran sekitar Rp100 miliar dari Dana Alokasi Umum (DAU) untuk perbaikan 56 ruas jalan kabupaten.
Selain itu, terdapat empat ruas jalan lain yang dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan total anggaran sekitar Rp37 miliar dan saat ini sudah mulai dikerjakan.
Ridhwan menambahkan, pihaknya kini tengah melakukan kajian penyesuaian harga sebelum seluruh proses tender kembali dibuka. Pemkab menargetkan kepastian harga material bisa diperoleh pada akhir Mei atau awal Juni mendatang.
"Kalau harga sudah pasti, proyek-proyek yang belum dilelang akan langsung kita gelar," tegasnya.
Selain proyek reguler, Bangkalan juga berpeluang mendapat tambahan pembangunan jalan dari program Bantuan Keuangan (BK) serta program diskresi pemerintah pusat. (*)
Next News

Hasani Utsman: Kebijakan Pasien PAPS Tak Dijamin BPJS Merugikan Secara Finansial, Sosial dan Kultural
6 hours ago

Soroti Dasar Hukum PAPS, MUI Sampang: Jangan Sampai Kebijakan Ini Menyusahkan Rakyat Miskin
6 hours ago

BPJS Sampang Tegaskan Pasien Kondisi Kritis Tetap Bisa Dijamin Meski PAPS
6 hours ago

Soal Pasien Pulang Paksa Tak Ditanggung BPJS, DKR Sampang: Tidak Miliki Dasar Hukum Jelas!
6 hours ago

Kasus Korupsi Dana Hibah, KPK Panggil Anggota DPRD Bangkalan dan Pamekasan sebagai Saksi
9 hours ago

Dinas Peternakan Bangkalan Perketat Pengawasan Hewan Kurban Jelang Iduladha
9 hours ago

Masuki Musim Kemarau, Harga Garam di Pulau Gili Raja Sumenep Turun
9 hours ago

BPBD Pamekasan Petakan Titik Potensi Rawan Kekeringan
9 hours ago

Status Honorer di Sumenep Dihapus, Outsourcing Hanya Boleh untuk 3 Pekerjaan
9 hours ago

6.900 Pekerja Rentan di Sampang Dapat Bantuan Iuran Jamsostek
9 hours ago





