Senin, 25 Mei 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Jelang Iduladha, Jalan Raya Blega Bangkalan Macet Imbas Pasar Hewan

Redaksi - Monday, 25 May 2026 | 06:06 AM

Background
Jelang Iduladha, Jalan Raya Blega Bangkalan Macet Imbas Pasar Hewan
Pengendara mengalami kemacetan akibat pasar hewan ( Istimewa/)

salsabilafm.com - Jelang perayaan hari raya Iduladha, Jalan Raya Blega atau jalan penghubung Kabupaten Bangkalan menuju ke Kabupaten Sampang macet. Bahkan, akibat hal tersebut itu, pengendara terjebak macet lebih dari satu jam. 


Salah satu pengendara asal Kecamatan Blega, Indriyani Sukma mengaku hendak pulang ke rumah ibunya di Kecamatan Burneh untuk merayakan Iduladha pada 27 Mei.


Dia sengaja berangkat sejak pagi agar tidak terjebak macet. Namun, baru lima menit keluar dari rumahnya, mobil yang dikendarai sudah terjebak macet. Bahkan, satu jam lebih kendaraannya belum bisa melintasi kemacetan.




"Saya berangkat pukul 07.47 dari rumah dan 08.50 masih sampai di Pasar Blega. Padahal jarak rumah ke pasar tidak sampai lima menit, tapi dari tadi tidak bisa jalan, kejebak macet," ucapnya, Senin (25/5/2026). 


Menurut dia, kemacetan itu disebabkan adanya pasar hewan jelang Iduladha di Pasar Blega. Dia juga melihat banyak mobil pikap yang mengangkut sapi masih ada di sepanjang jalan dan belum bisa masuk ke dalam pasar. 




"Memang dari kemarin saya tahu informasi kalau hari ini pasaran terakhir sebelum Lebaran," tutur dia. 


"Tapi tidak menyangka akan semacet ini. Banyak sapi juga yang turun di jalan karena pikapnya tidak bisa masuk," sambungnya.


Kapolsek Blega, Iptu Syamsuri mengatakan, kemacetan itu tak hanya dipicu keramaian di pasar hewan. Namun juga terjadi kenaikan volume kendaraan akibat pemudik yang hendak melintas.




"Iya betul karena banyak kendaraan yang hendak pulang kampung dan hari ini juga puncak pasar hewan sebelum kurban," ujarnya. 


Dia menegaskan, petugas telah dikerahkan sejak pukul 05.00 pagi untuk bersiaga di lokasi. Namun, jumlah kendaraan terus meningkat sehingga terjadi kepadatan. 




"Kami masih terus melakukan pengaturan lalu lintas sampai saat ini," pungkasnya. (*)