Demo di Polres Sumenep, Massa Tuntut Kasatreskrim Dicopot
Redaksi - Friday, 15 August 2025 | 07:08 PM


salsabilafm.com – Sejumlah massa gabungan dari elemen mahasiswa, aktivis, hingga masyarakat sipil menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolres Sumenep, Jum'at (15/8/2025). Mereka menuntut Kapolres Sumenep segera mencopot Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) yang diduga terlibat praktik suap dalam penanganan kasus Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2024.
Koordinator aksi, Zainurrozi, mengatakan, aksi tersebut lahir dari rasa kecewa terhadap penegakan hukum yang dinilai memihak pelaku korupsi.
"Keadilan tidak akan datang dengan sendirinya. Ia harus diperjuangkan. Ketika hukum dipegang oleh oknum polisi jahat dan rakus, hukum tegak hanya untuk melindungi penjahat," ujarnya.
Kasus dugaan suap program BSPS mencuat setelah beredar informasi bahwa oknum penyidik menerima setoran untuk menghentikan proses hukum. Selain mengecam praktik suap, massa juga membawa pesan bahwa gerakan rakyat bukan sekadar protes, melainkan bentuk pendidikan politik dan solidaritas untuk kaum marhaen, seperti buruh tani, nelayan, dan warga miskin, yang haknya dirampas.
Dalam aksinya, massa menyampaikan tiga tuntutan utama.
"Kapolres Sumenep segera mencopot Kasat Reskrim yang terlibat praktik suap. Mengusut tuntas kasus BSPS hingga ke akar-akarnya dan menghentikan dugaan budaya "setor" di tubuh Polri yang mencoreng marwah penegak hukum," tegas Rozi. (*)
Next News

KPAI: Budaya Tutup Mulut Jadi Penghambat Pengungkapan Kasus Kekerasan Seksual di Sampang
8 hours ago

Kerap Terima Keluhan Masyarakat, Begini Penjelasan PLN ULP Sampang
8 hours ago

Kementerian HAM Kecam Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam hingga Tewas di Bali
8 hours ago

Sejarah NU bagian Integral Sejarah Nasional, Ini Penjelasan Ketua Lesbumi PWNU Jatim
a day ago

4 Pekerja Migran Asal Bangkalan Dideportasi dari Malaysia
a day ago

Febrie Adriansyah Tak Kenakan Rompi Tahanan, Kejagung: Mohon Maaf Karena Buru-buru
a day ago

Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumahnya, Febrie Adriansyah: Nanti Minta Penyidik Jawab
a day ago

Pernikahan Dini di Sampang Masih Terjadi, PA Terima 15 Permohonan Dispensasi Nikah
a day ago

Sebut Wartawan 'Londo Ireng', Aliansi Jurnalis Sampang Desak Prabowo Minta Maaf
a day ago

YouTube Tidak Akan Bayar Kreator, Begini Aturan Baru Buat Konten
a day ago





