4 Pekerja Migran Asal Bangkalan Dideportasi dari Malaysia
Redaksi - Saturday, 25 July 2026 | 05:06 AM


salsabilafm.com - Sebanyak empat orang pekerja migran Indonesia asal Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, tertangkap bekerja di Malaysia tanpa izin resmi. Akibatnya, otoritas Malaysia mendeportasi keempat orang tersebut.
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bangkalan, Jemmi Tria Sukmana, mengatakan, empat orang yang dideportasi yakni Hasun dan Maryam asal Kecamatan Tragah; Ahmad asal Kecamatan Sepulu; serta Rohimah asal Kecamatan Bangkalan.
"Mereka di Malaysia bekerja di sejumlah tempat. Ada yang jadi kuli bangunan, bekerja di warung, dan bekerja sebagai tukang pijat," ungkap Jemmi, Jumat (24/7/2026), dilansir dari Kompas.
Setelah diketahui berada di Malaysia tanpa dokumen resmi, para pekerja migran ilegal tersebut lalu dipulangkan dari Malaysia pada Kamis, 23 Juli 2026.
"Sore tadi, empat pekerja migran tersebut tiba di Bangkalan, sebelum diserahkan ke keluarga kami juga memberikan arahan," ujar Jemmi.
Dia menerangkan, ada beberapa kerugian jika masyarakat yang hendak bekerja di luar negeri menggunakan jalur non prosedural atau ilegal. Di antaranya, tidak memiliki dokumen kunjungan resmi sehingga bisa dideportasi sewaktu-waktu. Lalu, pekerja harus menggunakan jasa calo atau agen ilegal dan tidak memilki jaminan sosial jika mengalami kecelakaan atau meninggal.
Jemmi melanjutkan, pekerja non prosedural perlindungan hukumnya sangat minim, dan rentan tidak diakui oleh otoritas setempat karena dianggap pekerja ilegal.
"Karena itu, kami mengimbau agar masyarakat bisa menggunakan jalur resmi atau sesuai dengan prosedur. Sehingga, memiliki dokumen resmi dan memiliki perlindungan hukum saat bekerja di negara lain," pungkasnya. (*)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
12 hours ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
12 hours ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
12 hours ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
12 hours ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
12 hours ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
12 hours ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
12 hours ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
12 hours ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
12 hours ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
a day ago





