Febrie Adriansyah Tak Kenakan Rompi Tahanan, Kejagung: Mohon Maaf Karena Buru-buru
Redaksi - Saturday, 25 July 2026 | 05:05 AM


salsabilafm.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyampaikan permohonan maaf setelah mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, tidak mengenakan rompi tahanan berwarna merah muda saat digiring keluar dari Gedung Kejagung usai ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan, Jumat (24/7/2026) malam.
Jamwas Kejagung, Rudi Margono, menjelaskan, tidak digunakannya rompi tahanan saat itu terjadi karena proses penahanan berlangsung hingga larut malam dan dilakukan secara terburu-buru.
"Iya kalau masalah rompi tadi mohon maaf karena buru-buru juga udah malam ya," kata Rudi Margono di Gedung Kejagung, Jakarta, Jumat (24/7/2026), Dilansir dari detiknews.com.
Saat keluar dari gedung Kejagung, Febrie terlihat mengenakan batik dan langsung digiring menuju mobil tahanan. Selanjutnya, dia dibawa ke Rumah Tahanan (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan.
Rudi mengatakan, Febrie resmi ditahan selama 20 hari ke depan, terhitung sejak 24 Juli 2026.
"Yang pertama, saudara FA telah ditetapkan tersangka dan dilakukan penahanan 20 hari ke depan, tanggal 24 sampai 20 hari ke depan ya, dari hari ini, di Rutan KPK yang barusan kita saksikan," kata Rudi Margono di Kejagung, Jakarta, Jumat (24/7/2026).
Kejagung juga menjelaskan, alasan memilih Rutan KPK sebagai lokasi penahanan. Menurut Rudi, keputusan tersebut mempertimbangkan rekam jejak Febrie yang selama ini pernah menangani berbagai perkara besar saat menjabat sebagai Jampidsus.
"Banyak yang menanyakan kenapa di KPK. Ya kan? Kita memastikan yang bersangkutan pernah setidaknya berjasa menangani kasus-kasus besar, ya. Kasus-kasus besar," pungkasnya. (*)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
11 hours ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
11 hours ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
11 hours ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
11 hours ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
11 hours ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
11 hours ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
11 hours ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
11 hours ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
12 hours ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
a day ago





