Bupati Aceh Tamiang Sampaikan 3 Permintaan ke Presiden terkait Pemulihan Pascabencana
Redaksi - Friday, 02 January 2026 | 04:35 AM


salsabilafm.com – Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi menyampaikan tiga permintaan penting kepada Presiden Prabowo Subianto. Hal itu disampaikan pada rapat terbatas (ratas) terkait percepatan pemulihan pascabencana di wilayah Aceh Tamiang.
Permintaan pertama berkaitan dengan kebutuhan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak banjir. Berdasarkan hasil pendataan pemerintah desa, tercatat 37.888 unit rumah hilang dan 4.839 unit rumah rusak berat, sehingga total kebutuhan hunian tetap mencapai 42.727 unit.
"Terima kasih, kami sudah dibantu Danantara untuk hunian sementara sebanyak 600 unit dan nanti ada tambahan lagi untuk huntap dan lainnya," ujar Armia Fahmi, Kamis (1/1/2026), dikutip dari Antara.
Permintaan kedua menyangkut dukungan bantuan pangan guna menjaga keberlangsungan hidup masyarakat. Dengan jumlah penduduk mencapai 313.245 jiwa, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang telah menghitung kebutuhan bahan pokok, seperti beras, telur, minyak goreng, dan gula, untuk memenuhi kebutuhan warga selama enam bulan ke depan.
Armia menilai kondisi ekonomi masyarakat masih cukup berat, terutama menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri 2026.
"Pasti masyarakat kami kesulitan, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri," katanya.
Permintaan ketiga adalah pengajuan bantuan langsung tunai (BLT) bagi 111.570 kepala keluarga (KK) terdampak. Dia berharap setiap keluarga dapat menerima bantuan sekitar Rp1 juta pada tahun ini sebagai upaya meringankan beban ekonomi pascabencana.
"Kami akan buat surat resmi kepada menteri terkait untuk kebutuhan tersebut," jelas Armia.
Armia menutup laporannya dengan menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat serta berharap percepatan pemulihan dapat segera mengembalikan kondisi kehidupan masyarakat Aceh Tamiang seperti sediakala.
Menanggapi hal itu, Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah pusat akan melakukan penghitungan ulang kebutuhan anggaran dan mengintegrasikannya dengan data yang tersedia agar seluruh bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran.
"Nanti kita hitung dan integrasikan dengan data semua supaya nanti tepat sasaran," kata Prabowo. (*)
Next News

Pria di Pamekasan Diamankan Polisi, Tidak Bayar saat Belanja di Toko Kelontong
16 hours ago

Polisi Tangkap 3 Pengedar Sabu di Sumenep, Barang Bukti 0,62 Gram
16 hours ago

Sumur Bor Keluar Gas, ESDA Sumenep ke Lokasi Ambil Sampel Air
16 hours ago

8.187 KPM di Bangkalan Terindikasi Judi Online, 445 Ajukan Sanggah untuk Reaktivasi
16 hours ago

Prabowo Sebut Pemerintah Pusat Akan Ambil Alih Pengangkatan Guru
16 hours ago

Prabowo Sebut Kebocoran Ekspor Indonesia Capai Rp15.000 Triliun
16 hours ago

Pemuda 20 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Kamar Mandi
16 hours ago

Nenek Hilang di Sampang Akhirnya Ditemukan Meninggal
16 hours ago

Prabowo Soroti Birokrat yang Disebut sebagai Deep State
17 hours ago

Alokasi Pupuk Bersubsidi 2026 di Sampang Meningkat
2 days ago





