Atasi PMK, Disperta KP Sampang Siapkan 21 Ribu Vaksin
Syabilur Rosyad - Thursday, 20 February 2025 | 08:08 PM


salsabilafm.com – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Kabupaten Sampang menyiapkan 21.700 vaksin untuk virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang marak menyerang hewan ternak.
Kepala Disperta KP Kabupaten Sampang, Suyono mengatakan, seluruh vaksin tersebut disiapkan untuk disebarkan di empat Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) yang tersebar di Kabupaten Sampang.
"Kami akan distribusikan melalui empat Puskeswan yang ada di Kabupaten Sampang," katanya kepada salsabilafm.com, Kamis (20/2/2025).
Suyono menjelaskan, vaksin tersebut diberikan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) RI melalui Pemprov Jatim pada awal Februari 2025 ini.
"Kita rencanakan untuk divaksin kepada hewan ternak secara bertahap," jelasnya.
Disamping itu, ia berpesan kepada petani di Sampang untuk segera melapor bilamana sapi ternak miliknya mengalami gejala PKM. Tujuannya agar segera ditangani petugas setempat.
"Pesan kami kepada para petani untuk segera melapor bila sapi ternaknya sakit atau mengalami gejala PMK. Namun, tolong disertakan nama dan alamat secara lengkap," pesannya. (Syad)
Next News

Polisi Ungkap Kasus Curanmor di Robatal Sampang, 2 Pelaku Ditangkap
11 hours ago

Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN, Dalami Kasus Korupsi Program MBG
13 hours ago

Pertalite Dipangkas, Warga Sumenep Antre BBM hingga 5 Jam
14 hours ago

Lapas dan Rutan di Madura Bedah Rumah Warga Miskin
14 hours ago

Polisi Bongkar Jaringan Sabu Bangkalan-Surabaya, 4 Orang Ditangkap
14 hours ago

AS dan Iran Teken Kesepakatan Damai, Selat Hormuz Akan Dibuka Kembali
14 hours ago

Pemancing Asal Raas Sumenep Ditemukan Meninggal Tersangkut Karang
18 hours ago

Payung Alun-Alun Trunojoyo Sampang Sering Rusak, Anggaran Perawatan Rp61 Juta
18 hours ago

Penjaringan Siswa SR di Sampang: SD Belum Terpenuhi, SMP dan SMA Kelebihan Pendaftar
18 hours ago

Proyek Pengembangan Lapangan Bukit Panjang Dimulai, PC Ketapang II Ltd Siap Tambah Pasokan Energi Nasional
12 hours ago





