Kamis, 22 Januari 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Atap Ambruk, Siswa SDN Madulang 2 Sampang Terpaksa Belajar di Rumah Warga

Ach. Mukrim - Saturday, 25 October 2025 | 05:40 PM

Background
Atap Ambruk, Siswa SDN Madulang 2 Sampang Terpaksa Belajar di Rumah Warga

salsabilafm.com – Infrastruktur pendidikan di Kabupaten Sampang kembali menjadi sorotan. Puluhan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Madulang 2, Kecamatan Omben, terpaksa melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) di teras rumah warga setelah atap kelas sekolah ambruk.

Beruntung, peristiwa tersebut terjadi saat tidak ada aktivitas belajar di ruang kelas, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kondisi ini membuat proses belajar terganggu karena sebagian besar ruang kelas kini tidak dapat digunakan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDN Madulang 2, Hafiluddin, mengatakan, pihaknya sudah melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang.

“Kami sudah laporkan ke Disdik agar ada solusi dan perhatian. Kondisi beberapa ruang kelas memang sudah tidak layak digunakan karena atapnya rapuh dan membahayakan,” ujarnya, Sabtu (25/10/2025).

Sebelum kejadian ambruk, pihak sekolah sempat menerapkan sistem belajar bergantian (shift). Namun, kebijakan itu menyebabkan banyak siswa tidak masuk sekolah. Akhirnya, kegiatan belajar dipindahkan ke rumah warga yang bersedia menampung.

“Mengungsikan KBM ke rumah warga menjadi solusi sementara agar anak-anak tetap bisa belajar,” tutur Ahmad Susanto, guru SDN Madulang 2.

Saat ini, sebanyak 69 siswa dari kelas I hingga VI melaksanakan kegiatan belajar di rumah warga setempat. Ruang kelas yang ambruk adalah kelas IV, V, dan VI.

Salah satu orang tua siswa, Abdus, mengaku khawatir terhadap keselamatan anak-anak yang belajar di bangunan sekolah yang rusak. “Kondisi bangunan sangat membahayakan. Kami berharap Dinas Pendidikan dan Bupati Sampang segera memperbaikinya agar anak-anak bisa belajar dengan aman dan nyaman,” ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Sampang Achmad Mahfudz meminta Dinas Pendidikan untuk memantau kondisi sekolah-sekolah yang tidak layak pakai serta memperkuat program peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

“Pemerintah harus memprioritaskan pembangunan infrastruktur pendidikan, peningkatan kualitas guru, dan program yang mendukung prestasi siswa,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Mohammad Fadeli, memastikan pihaknya sudah mengetahui kondisi di SDN Madulang 2 dan akan segera mengambil langkah penanganan.

“Kami akan melakukan asesmen kerusakan, perencanaan perbaikan atau pembangunan ulang, serta pengalokasian anggaran yang diperlukan,” ujarnya. (Mukrim)