Nasib SDN Batoporo Timur 1 di Tangan Wali Murid, Disdik Buka Opsi Penutupan
Syabilur Rosyad - Thursday, 22 January 2026 | 07:36 AM


salsabilafm.com - Nasib Sekolah Dasar Negeri (SDN) Batoporo Timur 1, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, kini berada di tangan orang tua dan wali murid.
Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang secara terbuka menyatakan membuka opsi penutupan sekolah tersebut apabila mayoritas orang tua memilih menyekolahkan anaknya ke madrasah. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Nor Alam, usai menggelar pertemuan dengan Kepala SDN Batoporo Timur 1 dan seluruh dewan guru, Rabu (21/1/2026).
Pertemuan tersebut juga dihadiri Kepala Inspektorat Kabupaten Sampang Ariwibowo Sulistyo serta Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Sampang, Sudarmanta.
Nor Alam menjelaskan, saat ini aktivitas belajar mengajar di SDN Batoporo Timur 1 hanya berlangsung satu hari dalam sepekan, yakni setiap Jumat. Pada hari tersebut, proses pembelajaran berjalan normal dengan kehadiran tujuh guru secara lengkap.
"Setiap hari Jumat pembelajaran berjalan normal. Di hari lain guru tetap masuk ke sekolah, tetapi tidak ada proses belajar mengajar karena keterbatasan jumlah siswa," katanya kepada salsabilafm.com, Kamis (22/1/2026).
Dia mengungkapkan, minimnya jumlah peserta didik merupakan dampak lanjutan pascapandemi COVID-19. Setelah pandemi, sebagian besar siswa memilih melanjutkan pendidikan ke madrasah ibtidaiyah (MI), sehingga jumlah murid di SDN Batoporo Timur 1 terus menurun.
"Terkait kondisi tersebut, pilihan pendidikan sepenuhnya berada di tangan orang tua dan wali murid," ujarnya.
Menurutnya, tidak ditemukan adanya unsur paksaan atau tekanan dalam menentukan jalur pendidikan anak. "Pilihan sekolah sepenuhnya hak orang tua," tegas Nor Alam.
Sebagai langkah lanjutan, Disdik Kabupaten Sampang akan melakukan penyandingan data siswa dengan Kementerian Agama. Orang tua dan wali murid akan diminta menentukan secara tegas pilihan pendidikan anak, apakah tetap bersekolah di SDN Batoporo Timur 1 atau beralih ke madrasah.
Menurut dia, apabila mayoritas orang tua memilih madrasah, maka SDN Batoporo Timur 1 akan ditutup secara resmi. "Seluruh tenaga pendidik nantinya akan dipindahkan ke sekolah lain yang masih membutuhkan guru," tutupnya. (Syad)
Next News

Bupati Sampang Kawal Usulan Strategis di Musrenbang Jatim 2027
14 hours ago

Gelar Pasar Murah, Pertamina Patra Niaga Bantu Kebutuhan Pangan Warga Bojonegoro
14 hours ago

Kemenhaj Bangkalan Pastikan Jamaah Calon Haji Aman Selama Ibadah
14 hours ago

Warga Pulau Mandangin Keluhkan Harga LPG 3 Kg Tembus Rp30 Ribu, Pemerintah Lakukan Investigasi
19 hours ago

Pelajar SMK Tersengat Listrik di Depan Sekolah, PLN Sebut Sumber dari PJU Ilegal
19 hours ago

Prabowo Bertemu Putin di Kremlin, Sepakati Kerja Sama Energi hingga Investasi
19 hours ago

Ketegangan di Timur Tengah Kembali Meningkat, Harga Minyak Tembus US$100 per Barel
19 hours ago

Warga di Sampang Keluhkan Jalan Poros Desa Rusak Parah, Kades: DD Alami Pemangkasan
2 days ago

Pasca Ambruk, SDN Pangilen Terpaksa Lakukan KBM di Luar Kelas
2 days ago

Belasan CJH Sumenep Batal Berangkat Haji, Kondisi Kesehatan Jadi Faktor Utama
2 days ago




