Sampang Ajukan Sumpah Pocong Hingga To'oto' Jadi Warisan Budaya Tak Benda
Ach. Mukrim - Wednesday, 21 January 2026 | 05:10 AM


salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) resmi mengajukan lima Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) untuk mendapatkan pengakuan nasional pada tahun 2026.
Langkah ini diambil setelah pada tahun sebelumnya, empat usulan budaya asal Kabupaten Sampang ditolak oleh pemerintah pusat karena kendala administratif.
Kepala Bidang Kebudayaan Disporabudpar Sampang, Abdul Basith, mengungkapkan, lima budaya yang diajukan tahun ini adalah Panje' Rajeh, To'oto', Sumpah Pocong, Ca'ocaan, dan Ondeban Besah.
"Target kami 5 usulan itu dapat ditetapkan oleh pemerintah pusat. Saat ini sudah masuk list di tingkat provinsi," katanya, Rabu (21/1/2026).
Basith menjelaskan, salah satu tantangan terbesar dalam pengajuan tahun ini adalah pemenuhan syarat dokumentasi terbaru. Pemerintah pusat mewajibkan adanya karya ilmiah, data maestro, serta foto dan video di tahun berjalan.
"Yang saya khawatirkan adalah dokumentasi, karena yang dikirim adalah hasil tahun 2025. Jika pusat mewajibkan dokumentasi tahun 2026, kami berharap ada waktu tambahan untuk perbaikan," jelasnya.
Menurut Basith, kegagalan pada tahun 2025 lalu menjadi pelajaran penting bagi Disporabudpar. Saat itu, empat baju adat yakni Adat Cakra Ningrat, Mangkubumi, Ponggabah, dan Magar Sareh ditolak karena terbentur aturan masa berlaku Surat Keputusan (SK).
Pusat mensyaratkan SK pengakuan budaya minimal sudah berlaku selama 50 tahun. Sementara, baju adat Sampang baru mendapatkan SK Bupati pada tahun 2022, sehingga dianggap belum memenuhi kualifikasi umur sejarah secara administratif.
Hingga saat ini, kekayaan budaya Sampang yang diakui secara nasional masih sangat minim. Berdasarkan data dinas, baru satu warisan budaya yang mengantongi pengakuan pusat, yakni Depot Alghazali yang diperkirakan disahkan pada era 1990-an. Pihaknya menargetkan setiap tahunnya dapat mengajukan minimal lima budaya baru guna mengejar ketertinggalan pengakuan warisan budaya di tingkat nasional.
"Masih banyak budaya lain yang akan kami usulkan. Harapan kami setiap tahun konsisten mengusulkan lima budaya," pungkas Basith. (Mukrim)
Next News

Gedung Serbaguna PCNU Bangkalan Mulai Dibangun, Jadi Pusat Pelayanan Organisasi kepada Masyarakat
6 hours ago

Ibu Muda Tewas Terlindas Dump Truk di Kedungdung, Balita Luka Berat
9 hours ago

Kalila Ayudya Inara, Model Cilik Asal Sampang Tampil di Jember Fashion Carnaval 2026
9 hours ago

Arjuna Wisnu Isnain Juara 1 Duta GenRe Putra Sampang 2026, Bawa Misi Tekan Anemia dan Stunting
9 hours ago

Dinkes KB Sampang Sukses Gelar Duta Genre 2026, Armadina dan Arjuna Sabet Juara 1
10 hours ago

Rr Armadina Putri Melia Juara 1 Duta GenRe Putri Sampang 2026, Siapkan Program Ruang Berbagi Cerita
10 hours ago

Evi Slamet Junaidi: Duta Genre Harus Jadi Agen Perubahan
10 hours ago

Remaja di Bangkalan Tewas Usai Lompat dari Tower BTS
13 hours ago

Ampas Demo PT Garam, Jalur Nasional Macet
a day ago

Warga Ancam Lapor Polisi Jika Masalah Air PDAM Sampang Tak Kunjung Tuntas
a day ago




