Kemenag Sampang Pastikan Umrah Normal, Bantah Isu Penundaan Akibat Konflik Timur Tengah
Ach. Mukrim - Sunday, 15 March 2026 | 08:44 AM


salsabilafm.com - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sampang memastikan aktivitas perjalanan ibadah umrah bagi jamaah asal wilayah tersebut tetap berjalan normal. Ini sekaligus membantah kabar miring yang menyebutkan adanya penundaan keberangkatan maupun hambatan kepulangan jamaah akibat situasi geopolitik di Timur Tengah (Timteng).
Kasi Haji dan Umrah Kemenag Sampang, Sayfuddin, menjelaskan, polemik ini bermula saat pihaknya diminta menyodorkan data jumlah jamaah yang sedang berada di Tanah Suci. Namun, informasi tersebut kemudian berkembang seolah-olah jamaah tertahan atau tidak bisa diberangkatkan.
"Awalnya kami hanya diminta data jamaah yang sedang menjalankan ibadah. Namun, dalam pemberitaan selanjutnya muncul kesan seolah-olah jamaah umrah tidak dapat berangkat atau bahkan tidak dapat kembali ke tanah air," jelasnya, Minggu (15/3/2026).
Menurutnya, kondisi sebenarnya di lapangan justru berjalan normal tanpa kendala berarti. Perjalanan ibadah umrah jamaah asal Sampang masih berlangsung seperti biasa, baik yang sedang berada di Tanah Suci maupun yang telah kembali ke Indonesia.
"Berdasarkan data Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sampang, sekitar 156 jamaah umrah tercatat menjalankan ibadah pada bulan ini melalui beberapa biro perjalanan. Para jamaah tersebut diberangkatkan secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh masing-masing travel," jelasnya.
Dia mengungkapkan, sebagian jamaah bahkan telah kembali ke Kabupaten Sampang. Sebanyak 17 jamaah dari PT Saida Aisyah Wisata tiba di Sampang pada 10 Maret 2026, sedangkan 46 jamaah dari PT Purnama Mubina Jaya kembali pada 12 Maret 2026 setelah menyelesaikan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
"Sementara itu, sebanyak 48 jamaah dari PT Arfa Travel dan Tour dijadwalkan kembali ke Sampang pada 22 Maret 2026. Para jamaah tersebut saat ini masih berada di Tanah Suci untuk melanjutkan rangkaian ibadah umrah," ungkapnya.
Sayfuddin menegaskan, hingga saat ini tidak ada kendala dalam perjalanan ibadah umrah jamaah asal Sampang. Dia juga menekankan bahwa pemerintah hanya mengeluarkan imbauan kepada calon jamaah untuk mempertimbangkan penundaan keberangkatan sementara waktu menyusul situasi konflik di kawasan Timur Tengah.
"Hingga saat ini tidak ada larangan bagi jamaah untuk berangkat maupun pulang ke tanah air, itu hanya imbauan saja," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Tak Kunjung Rampung, DPRD Sampang Desak Percepatan Perbup Disabilitas
7 hours ago

Molor, Perbup Disabilitas di Sampang Diperkirakan Terealisasi Tahun 2028
7 hours ago

Kemenhaj Pamekasan Siapkan 38 Bus Antar Calhaj ke Embarkasi Surabaya
7 hours ago

5 KDKMP di Sumenep Terima Bantuan Kendaraan Operasional
8 hours ago

Sambut Kemarau, Petani Garam di Sumenep Mulai Siapkan Lahan
8 hours ago

Penerangan Jalan di Akses Suramadu Padam, Belasan Panel Listrik Dirusak OTK
8 hours ago

Sampang Targetkan Naik Peringkat Kabupaten Layak Anak ke Nindya
8 hours ago

Kecelakaan Kereta Api Kembali Terjadi, KA Dhoho Tabrak Truk Pasir di Perlintasan Blitar
8 hours ago

Pelaku Pencabulan Anak di Sampang Ditangkap Polisi
a day ago

14 kasus HIV Ditemukan di Pamekasan Awal 2026, Didominasi Laki-laki Usia Produktif
a day ago





