Warga Desa di Bangkalan Tolak Lahannya Dijadikan Lokasi Pembuangan Sampah
Redaksi - Thursday, 07 May 2026 | 10:36 AM


salsabilafm.com - Tumpukan sampah yang berada di lahan kosong di Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur diprotes warga. Namun, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berdalih pembuangan itu hanya terjadi sehari.
Kepala Desa Sukolilo Barat, Muhammad Faiq mengatakan, pihaknya telah melakukan musyawarah dan hasilnya pihak desa secara resmi menolak lokasi tersebut digunakan sebagai lahan pembuangan sampah oleh Pemerintah Kabupaten Bangkalan.
Bahkan, penolakan itu tertuang dalam surat bernomor 141/3/433/312.6/2026 yang ia tandatangani pada 6 Mei 2026.
Selain itu, pihaknya juga meminta DLH bisa mencari lahan lain yang bisa digunakan sebagai tempat pembuangan sampah. Apalagi, area tersebut rencananya menjadi lahan untuk pembangunan Islamic Science Park (ISP).
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Bangkalan, Achmad Siddik membenarkan adanya pembuangan sampah oleh armada angkutan sampah dari DLH ke lokasi tersebut. Namun, pihaknya hanya membuang sampah hanya dalam satu hari.
Pembuangan sampah di lokasi tersebut menurut Siddik semula telah mendapatkan izin secara lisan dari tokoh dan desa setempat. Namun, saat hendak dilakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan pemilik lahan, terdapat penolakan.
"Kurang tahu juga alasannya apa. Namun saat awal kami hendak buang itu, dari Kades dan tokoh setempat sudah mengizinkan tapi ketika mau tanda tangan MoU tidak mau. Ya akhirnya kami tidak buang ke sana lagi," ucapnya.
Menurut Siddik lokasi tempat pembuangan itu juga memenuhi kriteria pembuangan sampah. Apalagi, lahan tersebut jauh dari pemukiman warga. Selain itu, kebutuhan lahan pembuangan sampah itu terjadi akibat tempat pembuangan sampah di Kecamatan Galis telah ditutup.
Selain itu, pembuangan sampah di wilayah Telang juga mendapat penolakan warga.
"Makanya kemarin kita ke Sukolilo Barat itu ternyata di sana juga tidak jadi karena tidak mau MoU," tuturnya.
Saat ini, DLH masih mencari solusi untuk pembuangan sampah tersebut. Sementara, sampah ditampung di sejumlah titik di TPS3R, di dump truk serta di TPST Bangkalan.
"Rencana nanti di Arosbaya, di Desa Campor ada warga yang menghendaki tapi kami masih izin Pak Klebun dan Camat. Di sana itu bisa dibuat TPA sementara," pungkasnya. (*)
Next News

Harumkan Sumenep, Gita Nada Idaman Al-Munawarah Raih Juara 2 WBL Marching Competition Season 5
17 hours ago

Balap Liar di JLS Sampang, 36 Sepeda Motor Diamankan Polisi
17 hours ago

Melihat Sampang dari Seberang Jalan: Menggugat Pendidikan dan Ruang Perempuan Lewat Diskusi Literasi
19 hours ago

MUI dan HMI Bangkalan Gelar Bedah Buku Etika Pengolahan Air Limbah
19 hours ago

Penginjak Alquran di Pamekasan Terancam 5 Tahun Penjara
19 hours ago

600 Ton Beras SPHP Diduga Dioplos, Kerugian Negara Capai Rp3,3 Miliar
19 hours ago

Pengurus Ranting dan Lembaga MWC NU Pulau Mandangin 2026-2031 Resmi Dilantik
19 hours ago

Warga Bangkalan Temukan Bayi Perempuan Menangis di Teras Toko
3 days ago

Pura-pura Tanya Alamat, Pria Tak Dikenal di Bangkalan Diduga Lecehkan Siswi
3 days ago

HCML Tuan Rumah GCM ke-336, Perkuat Koordinasi Pasokan Gas Jawa Timur–Jawa Tengah
3 days ago




