Warga 2 Desa di Pamekasan Bangun Jembatan Darurat dari Bambu
Redaksi - Thursday, 12 February 2026 | 02:55 AM


salsabilafm.com - Warga dua desa di Kabupaten Pamekasan, Madura, kompak membangun jembatan darurat dari bambu secara swadaya. Sebabnya, jembatan penghubung Desa Panguraian, Kecamatan Proppo, dan Desa Rek Kerek, Kecamatan Palengaan, rusak berat hingga ambruk.
Jembatan tersebut dilaporkan ambles karena diduga tidak kuat menahan beban. Akibatnya, akses jalan penghubung antardesa terputus dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Sebelum ambruk, kondisi jembatan telah dilaporkan ke dinas terkait dan sempat dilakukan pengecekan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pamekasan. Jembatan diketahui mengalami retak sebelum akhirnya ambruk secara tiba-tiba.
Kejadian tersebut juga telah dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan. Petugas sempat memasang rambu peringatan karena kondisi jembatan dinilai membahayakan dan tidak lagi berfungsi.
Karena itu, warga bersama TNI dan Polri berinisiatif membangun jembatan darurat dari bambu. Pembangunan dilakukan secara gotong royong, pada Kamis pagi, (12/2/2026).
Komandan Kodim 0826 Pamekasan, Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko mengatakan, pihaknya langsung memerintahkan jajaran Koramil untuk bergerak cepat membantu masyarakat.
"Kami telah menerima laporan dari anggota. Melihat kondisi jembatan yang sangat dibutuhkan masyarakat, kami perintahkan agar Koramil kompak bersama Polri dan masyarakat membuat jembatan alternatif dari bambu. Alhamdulillah warga antusias dan didukung semua pihak, termasuk Camat Proppo," terangnya.
Kini, jembatan darurat tersebut sudah dapat digunakan sementara oleh warga. Namun warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan permanen agar aktivitas warga kembali normal dan akses penghubung antardesa dapat digunakan dengan aman dan nyaman. (*)
Next News

Pelaku Pencabulan Anak di Sampang Ditangkap Polisi
17 hours ago

14 kasus HIV Ditemukan di Pamekasan Awal 2026, Didominasi Laki-laki Usia Produktif
19 hours ago

4 Dapur MBG di Bangkalan Dihentikan Sementara, Kasus Keracunan dan IPAL Jadi Penyebab
19 hours ago

Warga Sumenep Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak, 10 Tahun Tak Diperbaiki Pemerintah
19 hours ago

Dilaporkan Tenggelam, Nelayan Bangkalan Ditemukan Meninggal Dunia
19 hours ago

Miris, Siswa SD di Bangkalan Belajar di Bawah Tenda Darurat
20 hours ago

Jemaah Haji Dibatasi Membawa Rokok, Kemenhaj Sampang: Maksimal 2 Slop
a day ago

Kemenhaj Sampang Tegaskan Larangan Penggunaan Visa Non-Haji Saat Musim Keberangkatan
a day ago

DLH Sampang Tegaskan Sampah Dapur MBG yang Boleh Masuk ke TPA Hanya Jenis Residu
a day ago

Sampah Plastik di Sampang Capai 4 Ton per Hari, Didominasi Limbah Sulit Didaur Ulang
2 days ago





