Usai Divonis 1 Tahun Penjara, JPU Kasus Aulia Rahman Ajukan Banding
Ach. Mukrim - Saturday, 25 January 2025 | 08:49 PM


salsabilafm.com – Usai mendapat vonis 1 tahun penjara atas perbuatan pengancaman, mantan DRPD Kabupaten Sampang, Aulia Rahman harus kembali menjalani sidang tuntutan. Sebabnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Sampang mengajukan banding.
Juru Bicara (Jubir) Pengadilan Negeri Sampang, Eliyas Eko Setyo mengatakan, hasil pikir-pikir sidang putusan pada Senin (23/1/2024) lalu telah diterima. Yaitu, JPU memilih untuk mengajukan banding atas putusan majelis hakim.
"Kami telah menerima hasil pikir-pikir oleh JPU dalam perkara ini," katanya saat dihubungi salsabilafm.com, Sabtu (25/1/2025).
Meskipun demikian, lanjut dia, pihak terdakwa telah menerima putusan tersebut dan tidak mengajukan banding.
"Pihak terdakwa menerima atau tidak mengajukan banding," ucapnya.
JPU Kejari Kabupaten Sampang, Eddie Soedrajat mengaku, pihaknya mengajukan banding lantaran putusan yang diberikan majelis hakim terlalu ringan dibandingkan tuntutan.
"Putusan yang diberikan terlalu ringan yaitu vonis penjara 1 tahun, sedangkan tuntutan kami 2 tahun 3 bulan," katanya saat dikonfirmasi.
Menurut Eddie, pasal yang digunakan oleh majelis hakim dalam perkara tersebut kurang tepat dan tidak sesuai tuntutan.
"Maka dari itu, kami mengajukan banding dan tetap pada tuntutan," tuturnya.
Diketahui, mantan DRPD Aulia Rohman dituntut JPU atas dakwa'an penganiayaan dengan hukuman penjara 2 tahun 3 bulan.
Namun, majelis hakim menilai terdakwa tidak terbukti melakukan penganiayaan dan hanya melakukan pengancaman dengan menggunakan senjata tajam. (Syad)
Next News

PCNU Sampang Minta Kejaksaan Tak Masuk Angin Tangani Kasus Rudapaksa Anak
13 days ago

Dinsos-PPA: Hasil Pemeriksaan Sementara Menunjukkan Korban Rudapaksa 27 Pelaku di Sampang Tidak Hamil
13 days ago

Kasus Rudapaksa Anak Jadi Alarm, MUI Sampang Desak Pemerintah Evaluasi Sistem Perlindungan Korban
23 days ago

Apa yang Harus Dilakukan Jika Anak Menjadi Korban Kekerasan Seksual? Ini Langkah yang Perlu Diketahui
25 days ago

Hukuman Pelaku Rudapaksa Anak di Indonesia: Penjara, Kebiri Kimia hingga Gelang Elektronik
25 days ago

Owner Lyco Coffee Didenda Rp6 Juta dalam Sidang Tindak Pidana Ringan
2 months ago

Ratusan Santri dan Alumni Demo PN Sampang, Desak Terdakwa Penganiaya Guru Tugas Dihukum Maksimal
2 months ago

Korban Penganiayaan Guru Tugas di Sampang: Saya Diancam Akan Dibunuh Jika Melawan
3 months ago

Sidang Sering Molor, Profesionalitas PN Sampang Jadi Sorotan Publik
3 months ago

Mad Jari Divonis 6 Tahun, Kuasa Hukum Korban: Alhamdulillah, Alloh Berikan Jalan Keadilan
3 months ago





