Usai Dilaporkan, Penyanyi Dangdut Jebolan KDI Ini Laporkan Balik Pelapor ke Polisi
Syabilur Rosyad - Sunday, 16 March 2025 | 04:03 AM


salsabilafm.com – Penyanyi dangdut jebolan KDI (Kontes Dangdut Indonesia) asal Sampang, Syerly Medyana melaporkan ST ke polisi atas kasus dugaan penganiayaan yang menimpanya. Sehari sebelumnya, ia dilaporkan oleh ST atas kasus yang sama.
Peristiwa tersebut terjadi di desa Torjun Kecamatan Torjun pada Rabu (13/3/2025) sekitar pukul 01.00 Wib.
Kronologi bermula saat adiknya bernama Giska disinggung oleh perempuan berinisial ST lewat telepon via WhatsApp.
"Saat itu adik saya bernama Giska disinggung oleh ST lewat telepon meski tidak saling kenal," katanya kepada awak media, Sabtu (15/3/2025).
Syerly dan Giska pun berinisiatif untuk bertemu ST agar melakukan permintaan maaf secara langsung. Namun, saat bertemu, ST menolak untuk melakukan permintaan maaf.
Menurutnya, Giska dan ST terlibat cekcok dan tidak menemui titik terang hingga membuat Syerly ikut mendekat untuk membantu agar masalah cepat selesai.
Namun, ST malah menantang Syerly hingga membuatnya marah dan menarik jaket yang dipakai ST.
"Dengan gayanya yang belagu dia menantang terus mendorong saya. Saya tarik jaketnya malah dia memukul pakai HPnya," jelasnya.
Hal itu membuat Syerly harus membela diri sampai terjadi aksi saling jambak sebelum mereka dilerai oleh temannya.
"Terlibat saling jambakan rambut, namun tidak lama kemudian datang beberapa orang melerai dengan kasar, lalu supir dan temen saya juga ikut melerai hingga kena cakar di pipi kanan kirinya," tandasnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Sampang Ipda Andi Amin mengatakan, pihaknya menerima laporan dari Syerly dan ST atas kasus yang sama.
Saat ini, kasus tersebut ditangani oleh unit PPPA Satreskrim Polres Sampang dan masih dalam proses penyelidikan.
"Benar, kedua pihak saling lapor. Untuk saat ini kasus tersebut sedang ditangani oleh unit PPPA," singkatnya. (Syad)
Next News

Owner Lyco Coffee Didenda Rp6 Juta dalam Sidang Tindak Pidana Ringan
17 days ago

Ratusan Santri dan Alumni Demo PN Sampang, Desak Terdakwa Penganiaya Guru Tugas Dihukum Maksimal
22 days ago

Korban Penganiayaan Guru Tugas di Sampang: Saya Diancam Akan Dibunuh Jika Melawan
24 days ago

Sidang Sering Molor, Profesionalitas PN Sampang Jadi Sorotan Publik
a month ago

Mad Jari Divonis 6 Tahun, Kuasa Hukum Korban: Alhamdulillah, Alloh Berikan Jalan Keadilan
a month ago

Pembacaan Tuntutan Kasus Penganiayaan Guru Ngaji Ditunda, Kuasa Hukum Korban: Jaksa Tidak Serius
a month ago

Polres Sampang: Kabar Tersangka Dilepaskan dengan Uang Tebusan Rp100 Juta Tidak Benar
3 months ago

Polisi Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal 1,68 Juta Batang, Kerugian Negara Ditaksir Rp2 Miliar
6 months ago

Resesi Itu Apa? Penjelasan Sederhana untuk Semua
6 months ago

13 Warga Binaan Lapas Narkotika Pamekasan Diusulkan Terima Remisi Natal 2025
6 months ago





