Terima Instruksi Presiden, Pemkab Sampang Akan Tambah Titik Sampah dan Optimalkan Potensi Genteng
Ach. Mukrim - Tuesday, 10 February 2026 | 07:11 AM


salsabilafm.com - Pemerintah Kabupaten berkomitmen untuk memperketat tata kelola sampah usai menerima instruksi langsung dari Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto. Langkah ini diambil guna merespons sorotan dunia internasional terhadap budaya kebersihan di Indonesia.
Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Sampang, Ahmad Mahfudz mengungkapkan, meski Indonesia diakui dunia karena keramahannya, namun perilaku membuang sampah sembarangan masih menjadi catatan negatif bagi orang asing.
"Kita mendapat atensi dari luar negeri. Orang Indonesia itu dikenal sopan, santun, dan ramah, tapi satu masalahnya buang sampah tidak tepat sasaran," katanya, Selasa (10/2/2026).
Sebagai langkah konkret, Mahfudz menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sampang untuk menambah titik-titik pembuangan dan pembersihan sampah. Fokus ini juga mencakup antisipasi limbah dari program strategis nasional, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dia menjelaskan, meskipun MBG memberikan manfaat besar bagi masyarakat, pemerintah daerah harus sigap memitigasi potensi tumpukan sampah kemasan yang dihasilkan dari program tersebut.
"Kalau sebelumnya hanya beberapa titik, sekarang diperluas. Apalagi kita ada MBG, kalau tidak diantisipasi, sampahnya akan menjadi masalah baru," tegasnya.
Dijelaskan, selain isu lingkungan, pertemuan tersebut membawa kabar baik bagi sektor ekonomi kreatif di Sampang. Mahfudz menyebut Presiden berencana menggulirkan program 'gentengisasi', yakni mendorong penggunaan genteng tanah liat untuk mengganti atap bangunan material lain.
Dia menilai rencana ini sebagai peluang emas bagi Kabupaten Sampang. Sebab, salah satu kecamatannya, yakni kecamatan Karang Penang, selama ini dikenal sebagai sentra pengrajin genteng di Madura.
"Ini peluang bagi Kabupaten Sampang, khususnya Kecamatan Karang Penang. Kita harus siap siaga apabila rencana itu betul terealisasi," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Buruh Rokok di Pamekasan Gelar Aksi Demo, Soroti Arogansi APH
5 hours ago

7 WNA Bangladesh Tinggal di Pamekasan, Warga: Mereka Sering Bergerombol di Perkampungan
5 hours ago

Warga Sumenep Lompat dari Jembatan Pelabuhan, Polisi: Sampai Sekarang Belum Ditemukan
8 hours ago

Kecelakaan Maut di Sumenep, Pemotor Meninggal Dunia
8 hours ago

Distribusi MBG di Sampang Tetap Jalan Selama Ramadan, Satgas: Menu Dirancang Tahan 24 Jam
9 hours ago

Tangis Guru PPPK Paruh Waktu Pecah di Gedung DPRD Sampang: Gaji Kami Rp265 Ribu Per Bulan
9 hours ago

Targetkan 54 Ribu Hektare, Sampang Sulap Lahan Tegal Jadi Sawah Produktif
9 hours ago

Kecam Mutilasi Gajah di Riau, Raja Juli: Tak Ada Ampun Bagi Pemburu Liar
12 hours ago

Terkait Polemik Penonaktifan PBI JKN, DPR dan Pemerintah Sepakati 5 Poin
12 hours ago

Kasus Penganiayaan Guru Madrasah di Sampang, Kuasa Hukum: Korban Sempat Diancam Dibunuh
a day ago





