Distribusi MBG di Sampang Tetap Jalan Selama Ramadan, Satgas: Menu Dirancang Tahan 24 Jam
Ach. Mukrim - Tuesday, 10 February 2026 | 07:13 AM


salsabilafm.com - Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis Kabupaten Sampang memastikan program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut (MBG) akan tetap dilaksanakan selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Sekretaris MBG, Sudarmanta mengatakan, meskipun terdapat penyesuaian mekanisme, distribusi makanan akan tetap menyasar seluruh penerima manfaat dengan skema yang lebih fleksibel.
Menurutnya, akan ada perbedaan perlakuan antara penerima yang berpuasa dan yang tidak. Untuk balita atau kelompok yang tidak berpuasa, layanan berjalan normal seperti biasa. Namun, bagi siswa yang menjalankan ibadah puasa, menu yang disajikan akan disesuaikan.
"Untuk yang puasa, menunya nanti berupa makanan kering atau rebusan yang sudah ada petunjuk teknisnya. Juknisnya kurang lebih sama dengan tahun sebelumnya, di mana makanan dirancang agar memiliki daya tahan lebih lama, bahkan hingga 24 jam," katanya, Selasa (10/2/2026).
Dia memaparkan, pihak sekolah dan posyandu nantinya akan melakukan verifikasi data untuk mendata jumlah anak yang berpuasa dan yang tidak. Petugas lapangan yang membantu pendataan ini juga dipastikan akan menerima insentif atau honor atas tugas tambahan tersebut.
Mengenai teknis penyaluran, pihaknya memberikan wewenang kepada pihak sekolah untuk berkoordinasi langsung dengan pihak dapur. Skema distribusi tidak akan disamaratakan karena kondisi setiap sekolah berbeda-beda.
"Penyaluran nanti tergantung kesepakatan sekolah dan dapur. Bisa saja dikemas dalam acara buka puasa bersama di sekolah, intinya tergantung kebutuhan masing-masing sekolah," imbuhnya.
Terkait infrastruktur, Sudarmanta menjelaskan adanya perkembangan signifikan jumlah dapur MBG di Sampang. Saat ini, tercatat sudah ada 115 unit dapur, meningkat dari sebelumnya yang hanya berjumlah 92 unit.
"Ada penyesuaian kuota juga. Jika sebelumnya satu dapur melayani 4.500 porsi, sekarang rasionya menjadi 2.500 porsi per dapur agar pelayanan lebih optimal. Kami juga sedang membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di beberapa titik, termasuk di Pulau Mandangin," jelasnya.
Menurut dia, Badan Gizi Nasional (BGN) telah menyiapkan empat mekanisme penyaluran khusus untuk menyesuaikan dengan ibadah puasa para penerima manfaat. Pertama, distribusi makanan bagi siswa sekolah yang menjalankan ibadah puasa akan digeser ke waktu menjelang berbuka.
Kedua, makanan yang diberikan berupa menu siap saji yang dirancang memiliki daya tahan lebih lama, yakni hingga 12 jam sejak disiapkan dan dapat dibawa pulang untuk dikonsumsi saat berbuka puasa. Ketiga, menu khusus, pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan menyertakan makanan tambahan seperti kurma, buah-buahan, dan telur rebus.
Keempat, kelompok non-puasa, bagi kelompok sasaran yang tidak berpuasa (seperti balita atau wilayah mayoritas non-muslim), pelayanan dari dapur SPPG tetap berjalan normal seperti hari biasa.
"Langkah ini diambil untuk memastikan pemenuhan gizi tetap terjaga tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah di bulan suci," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Polisi Dalami Penyebab Meninggalnya Warga Kamal yang Mengapung di Perairan Bangkalan
in 7 hours

Gedung Serbaguna PCNU Bangkalan Mulai Dibangun, Jadi Pusat Pelayanan Organisasi kepada Masyarakat
9 hours ago

Ibu Muda Tewas Terlindas Dump Truk di Kedungdung, Balita Luka Berat
11 hours ago

Kalila Ayudya Inara, Model Cilik Asal Sampang Tampil di Jember Fashion Carnaval 2026
11 hours ago

Arjuna Wisnu Isnain Juara 1 Duta GenRe Putra Sampang 2026, Bawa Misi Tekan Anemia dan Stunting
12 hours ago

Dinkes KB Sampang Sukses Gelar Duta Genre 2026, Armadina dan Arjuna Sabet Juara 1
12 hours ago

Rr Armadina Putri Melia Juara 1 Duta GenRe Putri Sampang 2026, Siapkan Program Ruang Berbagi Cerita
12 hours ago

Evi Slamet Junaidi: Duta Genre Harus Jadi Agen Perubahan
12 hours ago

Remaja di Bangkalan Tewas Usai Lompat dari Tower BTS
15 hours ago

Ampas Demo PT Garam, Jalur Nasional Macet
a day ago




