1.316 CJH Sumenep Jalani Vaksinasi Selama 3 Hari
Redaksi - Monday, 09 February 2026 | 09:25 AM


salsabilafm.com - Ribuan Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mulai menjalani vaksinasi kesehatan sebelum berangkat ke Tanah Suci. Vaksinasi dimulai hari Senin (9/2/2026), di Puskesmas Kecamatan Batuan, yang sebelumnya telah ditentukan oleh Dinas Kesehatan P2KB Sumenep.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Sumenep, Achmad Syamsuri, mengatakan, total ada 1.316 CJH yang dijadwalkan menerima vaksin pada tahap ini. Mereka terdiri dari jemaah reguler maupun cadangan, baik yang berasal dari wilayah daratan maupun kepulauan
"Jumlahnya sekitar 1.316 calon jemaah haji. Ini gabungan antara jemaah reguler dan cadangan, termasuk dari wilayah kepulauan," kata Syamsuri.
Menurut Syamsuri, proses vaksinasi dilakukan secara bertahap selama tiga hari ke depan. Setiap hari petugas menargetkan sekitar 500 calon jemaah untuk mendapatkan layanan vaksin influenza dan vaksin meningitis, yang menjadi syarat utama keberangkatan haji.
"Per hari sekitar 500 CJH kami layani. Vaksin yang diberikan adalah vaksin influenza dan meningitis," terangnya.
Vaksinasi dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai, menyesuaikan dengan jumlah jemaah yang hadir di lokasi. Untuk kelancaran proses, jemaah diminta datang sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh panitia.
Syamsuri menjelaskan, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon jemaah sebelum mendapatkan vaksin. Salah satunya adalah menunjukkan bukti pelunasan biaya perjalanan ibadah haji.
"Syarat utamanya adalah sudah melunasi biaya haji. Itu yang kami cek di awal sebelum vaksin diberikan," jelas dia.
Selain itu, seluruh CJH yang mengikuti vaksinasi juga dipastikan telah menjalani pemeriksaan kesehatan awal di puskesmas masing-masing pada November tahun lalu.
Pemeriksaan itu menjadi dasar penilaian kelayakan kesehatan jemaah, sebelum masuk tahap vaksinasi.
"Semua yang divaksin hari ini sudah lolos pemeriksaan kesehatan di puskesmas pada tahap sebelumnya," ucapnya.
Dalam pelaksanaannya, Dinkes P2KB Sumenep melibatkan puluhan tenaga kesehatan. Mereka berasal dari dinas kesehatan dan dibantu oleh tenaga medis dari sejumlah puskesmas, salah satunya Puskesmas Kecamatan Batuan.
"Kami libatkan tenaga dari dinkes dan dibantu nakes puskesmas, termasuk dari Batuan, supaya pelayanan berjalan lancar," ujar Syamsuri.
Pihaknya berharap, seluruh calon jemaah haji dapat mengikuti vaksinasi sesuai jadwal, sehingga tidak menghambat tahapan persiapan haji berikutnya.
"Kami harap semua CJH patuh dan mengikuti proses ini dengan tertib," pungkasnya. (*)
Next News

Kasus Penganiayaan Guru Madrasah di Sampang, Kuasa Hukum: Korban Sempat Diancam Dibunuh
15 hours ago

Urai Kemacetan, Polisi Evakuasi Truk Fuso di Ruas Jalan Nasional Bangkalan
15 hours ago

Kasus PMK di Bangkalan: 51 Sapi Sembuh, 3 Ekor Masih Terinfeksi
15 hours ago

13,5 Juta Peserta PBI JKN Dinonaktifkan pada 2025, Gus Ipul: 87,591 Ribu Lakukan Reaktivasi
15 hours ago

Menkeu Purbaya Minta Pemutakhiran Data PBI JKN Dilakukan Bertahap
15 hours ago

Jelang Ramadan, Ribuan Botol Miras di Pamekasan Dimusnahkan
15 hours ago

Polisi Gagalkan Peredaran 250 Botol Arak Bali di Terminal Sampang
17 hours ago

Guru PPPK Paruh Waktu Datangi DPRD Sampang, Tuntut Kesejahteraan dan Pengalihan Status
17 hours ago

Terganjal Utang Pelanggan, PDAM Sampang Absen Setor PAD Hingga 2027
18 hours ago

Pemkab Sampang Ajukan 9 Desa untuk Mendapatkan Program Jatim Puspa 2026
18 hours ago



