Jelang Ramadan, Ribuan Botol Miras di Pamekasan Dimusnahkan
Redaksi - Monday, 09 February 2026 | 09:30 AM


salsabilafm.com - Sebanyak 2.937 botol minuman keras (miras) berbagai merk dihancurkan dan dimusnahkan di Lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Agung Ronggosukowati Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Senin (9/2/2026) siang.
Ribuan botol miras tersebut diamankan dari sejumlah pedagang yang tersebar di sejumlah kecamatan. Botol miras didapat dari hasil razia Satpol PP Pamekasan maupun pihak kepolisian.
Pemusnahan miras dilakukan Bupati Pamekasan Kholilurrahman dan sejumlah jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Ribuan botol yang berisi minuman keras dihancurkan dengan alat berat tanpa sisa.
Bupati Pamekasan Kholilurrahman mengatakan, menjelang ramadhan pemkab dan sejumlah pihak terkait rutin menggelar razia di sejumlah tempat sebulan terakhir.
"Tidak ada toleransi khusus peredaran miras di Kabupaten Pamekasan. Kita akan jaga ketat," katanya.
Dikatakan, pemerintah sampai saat ini masih melarang miras beredar di Pamekasan.
Sebab akan berdampak negatif bagi generasi muda.
Sebab itu, pihaknya memerintahkan kepada Satpol PP yang dibantu polisi untuk memberantas penjual miras.
"Sekecil apapun tempatnya kita amankan. Tidak ada toleransi bagi mereka," tegasnya.
Kholilurrahman berharap, razia yang dilakukan bisa menjadi efek jera kepada para penyedia miras, baik pedagang kecil maupun distributor. Menurutnya, selama ini miras menjadi pemicu tindak kejahatan dan kecelakaan lalu lintas.
"Pemusnahan ini sebagai bentuk komitmen kami untuk memberantas miras demi menjaga generasi muda di Pamekasan," ucapnya.
Sementara Kabag Ops Pamekasan AKP Sahrawi menyampaikan, sebagian besar botol miras adalah hasil razia cipta kondisi yang dilakukan polisi selama beberapa pekan terkahir.
"Menjelang ramadan ini kita rutin razia. Ribuan botol miras hasil razia kami di setiap polsek dan jajaran polres," kata Sahrawi.
Ditegaskan, razia akan terus dilakukan secara rutin hingga bulan suci ramadhan. "Ditargetkan tidak ada miras yang beredar di Pamekasan," tutupnya. (*)
Next News

Kecam Pelecehan Seksual terhadap Anak, KOPRI PMII Sampang Desak Pelaku Dihukum Berat
6 hours ago

SPBU Arahkan Pengguna Jeriken Urus Rekomendasi, Disperta KP: Kalau Diperjualbelikan Kembali Kami Tolak
9 hours ago

Dinsos PPA Sampang Dampingi Korban Rudapaksa 27 Orang, Pastikan Hak Pendidikan Terpenuhi
9 hours ago

Pemkab Sampang Tunggu Petunjuk ESDM Jatim Tangani Sumur Bor Diduga Mengandung Gas
9 hours ago

Kantor Imigrasi Pamekasan Deportasi 5 WNA Asal Malaysia dan Pakistan
in a minute

Lahan Tembakau di Pamekasan Dirusak OTK, Petani Rugi Rp6,5 Juta
a few seconds ago

Desak Polisi Tangkap 27 Pelaku Rudapaksa Anak, DPRD Sampang: Itu Tindakan Biadab
3 minutes ago

Gerakan Indonesia Asri 2026 Diluncurkan di Sampang, Dorong Lingkungan Bersih dan Berkelanjutan
a day ago

Aktivis Perempuan Desak Polisi Tangkap 15 Terduga Pelaku Rudapaksa Anak yang Buron
a day ago

Pelajar di Sampang Tewas, Diduga Korban Tabrak Lari
a day ago




