Pemkab Sampang Ajukan 9 Desa untuk Mendapatkan Program Jatim Puspa 2026
Ach. Mukrim - Monday, 09 February 2026 | 06:44 AM


salsabilafm.com - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang kembali mengajukan usulan penerima program bantuan Jatim Pemberdayaan Usaha Perempuan (Jatim Puspa) untuk tahun anggaran 2026. Sebanyak sembilan desa tercatat masuk dalam daftar usulan yang dikirimkan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Kelembagaan Masyarakat (PKM) DPMD Sampang, Abd Hadi Purnomo, menjelaskan, program ini dirancang sebagai instrumen penguatan ekonomi di tingkat akar rumput, khususnya melalui pemberdayaan kaum perempuan.
Program Jatim Puspa merupakan salah satu upaya Pemprov Jatim dalam menekan angka kemiskinan dengan menyasar perempuan dari keluarga rentan agar memiliki kemandirian ekonomi melalui usaha mikro di desa
"Bantuan yang diberikan berupa barang. Setiap penerima bantuan Jatim Puspa akan mendapatkan bantuan modal senilai Rp 2,5 juta," katanya.
Dia mengungkapkan, jumlah usulan tahun ini menunjukkan tren kenaikan dibandingkan periode sebelumnya. Pada tahun 2025, pihaknya hanya mengajukan lima desa untuk mendapatkan program serupa. Penambahan jumlah desa ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pemulihan ekonomi masyarakat desa. Selain Jatim Puspa, pihaknya juga mengajukan program pendampingan lainnya, yakni Desa Berdaya
"Khusus untuk Desa Berdaya, kami mengajukan empat desa. Kami belum bisa memastikan apakah dikabulkan semua atau tidak," imbuh Hadi.
Menurutnya, meskipun proses pengajuan telah dilakukan, keputusan akhir terkait kuota desa yang lolos verifikasi sepenuhnya berada di tangan Pemprov Jawa Timur. Hadi menyebut pihak dinas saat ini dalam posisi menunggu kepastian administratif.
Terkait waktu pelaksanaan, pihaknya memproyeksikan pengumuman penerima akan keluar pada pertengahan tahun ini sesuai dengan siklus anggaran tahun-tahun sebelumnya.
"Biasanya Juni atau Juli. Pengumuman penerima bantuan Jatim Puspa akan diinformasikan bersamaan dengan bantuan Desa Berdaya," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

Kasus Penganiayaan Guru Madrasah di Sampang, Kuasa Hukum: Korban Sempat Diancam Dibunuh
15 hours ago

Urai Kemacetan, Polisi Evakuasi Truk Fuso di Ruas Jalan Nasional Bangkalan
15 hours ago

Kasus PMK di Bangkalan: 51 Sapi Sembuh, 3 Ekor Masih Terinfeksi
15 hours ago

13,5 Juta Peserta PBI JKN Dinonaktifkan pada 2025, Gus Ipul: 87,591 Ribu Lakukan Reaktivasi
15 hours ago

Menkeu Purbaya Minta Pemutakhiran Data PBI JKN Dilakukan Bertahap
15 hours ago

Jelang Ramadan, Ribuan Botol Miras di Pamekasan Dimusnahkan
15 hours ago

1.316 CJH Sumenep Jalani Vaksinasi Selama 3 Hari
16 hours ago

Polisi Gagalkan Peredaran 250 Botol Arak Bali di Terminal Sampang
17 hours ago

Guru PPPK Paruh Waktu Datangi DPRD Sampang, Tuntut Kesejahteraan dan Pengalihan Status
17 hours ago

Terganjal Utang Pelanggan, PDAM Sampang Absen Setor PAD Hingga 2027
18 hours ago



