Selasa, 10 Februari 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

7 WNA Bangladesh Tinggal di Pamekasan, Warga: Mereka Sering Bergerombol di Perkampungan

Redaksi - Tuesday, 10 February 2026 | 10:57 AM

Background
7 WNA Bangladesh Tinggal di Pamekasan, Warga: Mereka Sering Bergerombol di Perkampungan
Salah satu Warga Negara Asing asal Bangladesh. ( Istimewa/)

salsabilafm.com  - Sebanyak 7 orang warga negara asing (WNA) asal Bangladesh diketahui menetap di Masjid Nurul Falah, Kelurahan Patemon, Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan Jawa Timur, Selasa (10/2/2026). 


Dilansir dari kompas, tujuh WNA Bangladesh tersebut sudah 5 hari berada di Masjid Nurul Falah. Mereka membawa koper dan beristirahat di masjid.


Bahkan, mereka terlihat bergerombol berkeliaran ke kampung-kampung di sekitar masjid. 


"Mereka sering berjalan bergerombol di perkampungan. Bahkan sempat ada yang mendatangi rumah warga," ungkap Zainal (42), warga Desa Laden, Kecamatan Pamekasan.


Zainal mengaku sudah 2 kali melihat 7 orang asing tersebut jalan ke kampung-kampung. Kedatangan mereka membuat warga setempat kaget. 


"Kebetulan desa saya berbatasan dengan Kelurahan Patemon. 7 WNA tersebut biasanya berjalan ke daerah Desa Laden, Kelurahan Patemon hingga Kelurahan Kangenan," tuturnya. 


Salah satu Pengurus Masjid Nurul Falah, Risfandi membenarkan adanya 7 warga Bangladesh selama 3 hari. "Besok akan pindah ke Desa Prekbun, Kecamatan Pademawu," katanya. 


Dikatakan, 7 orang tersebut merupakan anggota jamaah tabligh. Bahkan, kata Risfandi, mereka sudah 5 hari tinggal di Masjid Nurul Falah.


Sementara, Intel dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Pamekasan, Husnan juga mengakui 7 warga Bangladesh merupakan anggota jamaah tabligh. 


"Mereka jamaah tabligh. Kemungkinan sudah perpanjang visa," katanya. 


Saat ditanya data identitas ketujuh warga Bangladesh, pihaknya tidak memiliki data. Bahkan, dia sempat tidak mengetahui keberadaan para jamaah tabligh yang berkeliaran di Pamekasan sejak 5 hari lalu. (*)