Tanam Pohon di Ponpes Assirojiyyah Kajuk, Kapolres Sampang Ajak Santri Peduli Lingkungan
Redaksi - Saturday, 07 November 2026 | 06:25 AM


salsabilafm.com – Kapolres Sampang menggelar kegiatan penanaman pohon di Pondok Pesantren Assirojiyyah Kajuk, Kabupaten Sampang, Jumat (6/11/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Green Policing sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kelestarian lingkungan.
AKBP Anang Hardiyanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari program Kapolri yang tidak hanya berfokus pada penanaman pohon, tetapi juga menjaga kebersihan lingkungan.
"Jadi kegiatan hari ini penanaman pohon, kita menindaklanjuti program Bapak Kapolri, Green Policing, di mana kita peduli tentang lingkungan," ujarnya.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui berbagai kegiatan, mulai dari menjaga kebersihan lingkungan perkantoran, pondok pesantren, hingga lingkungan masyarakat.
"Selain dari penanaman, juga menjaga kebersihan, bersih-bersih lingkungan, baik itu lingkungan kantor, lingkungan seperti hari ini di pondok, maupun lingkungan masyarakat. Kita menciptakan rasa nyaman atas kebersihan lingkungan, hijau dan sebagainya," jelasnya.
Anang menyebut, kegiatan penghijauan tersebut akan terus dilanjutkan ke sejumlah lokasi, termasuk pondok pesantren dan sekolah di Kabupaten Sampang.
"Nanti untuk ke depan beberapa tempat, pondok, sekolah, insyaallah akan kami terus lakukan untuk penanaman-penanaman yang ada," katanya.
Dia berharap, keberadaan pohon dapat membuat lingkungan semakin asri dan memberikan keteduhan bagi masyarakat, terutama di tengah kondisi cuaca panas.
Sementara itu, Ketua Biro Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Pondok Pesantren Assirojiyyah, KH. Mohammad Itqon Bushiri, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolres Sampang. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara kepolisian dan lingkungan pesantren.
"Alhamdulillah, kita kedatangan tamu istimewa, yaitu Bapak Kapolres Sampang, dalam rangka menjalin hubungan silaturahmi dengan pondok-pondok pesantren, salah satunya Pondok Pesantren Assirojiyyah. Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan beliau," ungkapnya.
Kiai Itqon menjelaskan, dalam kesempatan tersebut Kapolres Sampang juga memberikan bibit pohon sebagai kenang-kenangan untuk ditanam di lingkungan pesantren.
Kiai Itqon menilai, kegiatan menanam pohon tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga mengandung nilai keagamaan yang perlu diajarkan kepada para santri.
"Kegiatan ini menjadi pelajaran bagi kita bahwa menanam pohon merupakan salah satu amalan yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW," tuturnya.
Ketua PCNU Sampang ini kemudian mengutip sabda Rasulullah SAW tentang anjuran menanam, bahkan ketika seseorang berada dalam situasi menjelang datangnya hari kiamat.
"Jika hari kiamat terjadi sementara di tangan salah seorang di antara kalian terdapat bibit tanaman, apabila ia mampu menanamnya sebelum kiamat terjadi, hendaklah ia melakukannya," jelasnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa bibit pohon yang ditanam dalam kegiatan tersebut merupakan tanaman produktif, di antaranya pohon sawo, jeruk, dan kelengkeng. Tanaman tersebut diharapkan dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi banyak orang.
"Kita mengajarkan kepada para santri bahwa pohon yang masih kecil sekalipun tetap memiliki manfaat ketika sudah mulai tumbuh dan berkembang," katanya.
Dia berharap, kegiatan tersebut menjadi pembelajaran bagi seluruh santri agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan membiasakan diri menanam pohon di mana pun berada.
"Sebab, apa yang kita tanam hari ini insyaallah akan memberikan manfaat bagi orang lain di masa mendatang," pungkasnya. (*)
Next News

Bangunan KDKMP di Pamekasan Jauh dari Permukiman, Dandim: Di Lokasi Itu Akan Bangun Pesantren
7 hours ago

Perahu Angkut Rombongan Santri Terbalik di Sumenep, Tidak Ada Korban Jiwa
7 hours ago

Madura United Kalahkan Arema FC 3-0
7 hours ago

Kasus Digitalisasi SPBU, KPK Sebut Bobby Rasyidin Kooperatif karena Kembalikan Uang Rp2 Miliar
7 hours ago

Pemerintah Tingkatkan Status PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 1 Januari 2027
7 hours ago

Berteduh di Gubuk Sawah, Petani di Bangkalan Meninggal Dunia Tersambar Petir
8 hours ago

Petani di Sumenep Ditangkap, Diduga Sediakan Tempat Judi Togel
a day ago

Simpan Sabu di Sarung, Warga Sumenep Ditangkap Polisi
a day ago

FPRB Edukasi Mitigasi dan Peringatan Dini Bencana Hidrometeorologi di Pamekasan
a day ago

Masuki Musim Hujan, BPBD Bangkalan Petakan Risiko Bencana Hidrometeorologi
a day ago





