Sabtu, 7 November 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Bangunan KDKMP di Pamekasan Jauh dari Permukiman, Dandim: Di Lokasi Itu Akan Bangun Pesantren

Redaksi - Saturday, 07 November 2026 | 06:35 AM

Background
Bangunan KDKMP di Pamekasan Jauh dari Permukiman, Dandim: Di Lokasi Itu Akan Bangun Pesantren
Bangunan KDKMP jauh dari pemukiman warga di Desa Akor, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan. (Istimewa/)

salsabilafm.com  Bangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Akor, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, yang berada jauh dari permukiman warga direncanakan akan dikelilingi sejumlah fasilitas publik, termasuk pesantren. 


Komandan Kodim 0826 Pamekasan Letkol Kav Agus Wibowo Hendratmoko melalui Bagian Penerangan, Pelda Dadang Darmanto, membenarkan bahwa lokasi pembangunan KDKMP tersebut berada di kawasan yang masih jarang penduduk. 


"Iya karena memang hanya itu Tanah Kas Desa (TKD) yang tersedia," katanya, Jumat (6/11/2026).




Dadang mengatakan, kawasan tersebut saat ini memang masih sepi. Namun, pemerintah desa berencana mengembangkan kawasan itu menjadi pusat kegiatan masyarakat.


Menurut dia, salah satu fasilitas yang sudah tersedia di sekitar lokasi adalah lapangan sepak bola yang dibangun pemerintah desa. Jaraknya tidak jauh dari gerai KDKMP Desa Akor. 




"Di lokasi itu juga akan dibangun pesantren. Jaraknya dekat dengan KDKMP," tuturnya.


Selain lapangan sepak bola dan pesantren, pemerintah desa juga berencana menjadikan kawasan tersebut sebagai lokasi berbagai kegiatan masyarakat. "Ke depan di lokasi itu ramai. Tidak sepi lagi," kata Dadang.


Dadang menjelaskan, KDKMP di Desa Akor diharapkan dapat beroperasi dengan baik. Terlebih, akses kendaraan menuju lokasi sudah memadai. Dia juga optimistis usaha yang dikelola KDKMP dapat berjalan lancar meskipun lokasinya masih relatif sepi. Pasalnya, bangunan koperasi tersebut berada tidak jauh dari jalur utama menuju Kecamatan Palengaan.




Kepala Desa Akor Muzammil menambahkan, pemerintah desa hanya dapat mendukung program Presiden Prabowo Subianto tersebut. Terkait pemilihan lokasi, pihaknya mengaku tidak memiliki banyak pilihan karena harus memenuhi ketentuan luas lahan dan menggunakan Tanah Kas Desa (TKD). 


"Ada pilihan lain, tapi akses sulit ke lokasi. Tanahnya lebih jauh lagi dari pemukiman warga," ungkapnya. 




Muzammil mengatakan, pemerintah desa sudah berkoordinasi dengan manajer KDKMP. Namun, pihaknya belum mengetahui jenis usaha yang nantinya akan dijalankan koperasi tersebut. 


"Kami berharap segera beroperasi. Semoga manajer dan pengurus kompak," pungkasnya. (*)