Jumat, 6 November 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

FPRB Edukasi Mitigasi dan Peringatan Dini Bencana Hidrometeorologi di Pamekasan

Redaksi - Friday, 06 November 2026 | 06:23 AM

Background
FPRB Edukasi Mitigasi dan Peringatan Dini Bencana Hidrometeorologi di Pamekasan
Ilustrasi bencana hidrometeorologi.

salsabilafm.com  - Pemantauan debit air di kawasan hulu sungai menjadi kunci keberhasilan sistem peringatan dini banjir di Kabupaten Pamekasan. 


Budi Cahyono, Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Pamekasan terus memantau pemutakhiran data cuaca dari BMKG untuk menginformasikan potensi luapan air sungai kepada warga di daerah aliran sungai secara tepat waktu.


Estimasi waktu rambat air dari wilayah hulu seperti Palengaan menuju kawasan perkotaan Pamekasan membutuhkan waktu sekitar lima jam.




"Jeda waktu ini dimanfaatkan oleh relawan untuk memberikan imbauan pengungsian awal serta pengamanan barang-barang berharga milik warga," kata Budi, Jumat (6/11/2026).


Kendala terbesar di lapangan sering kali bersumber dari rendahnya kesadaran sebagian warga yang menganggap banjir sebagai kejadian biasa. 




FRPB Pamekasan secara konsisten melakukan pendekatan humanis guna mengedukasi kelompok rentan agar bersedia dievakuasi sebelum genangan air meninggi


Mitigasi mandiri terus disosialisasikan, termasuk penutupan rongga tanah di lereng perbukitan dan penanaman bibit pohon di kawasan gersang.


"Warga yang bermukim di bantaran sungai maupun kawasan rawan longsor diajak aktif memanfaatkan grup komunikasi warga untuk memantau perkembangan cuaca," pungkasnya. (*)