Jumat, 6 November 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Masuki Musim Hujan, BPBD Bangkalan Petakan Risiko Bencana Hidrometeorologi

Redaksi - Friday, 06 November 2026 | 06:22 AM

Background
Masuki Musim Hujan, BPBD Bangkalan Petakan Risiko Bencana Hidrometeorologi
Kabid kedaruratan dan logistik BPBD Bangkalan, Arif Rahman Surya Atmaja. (Istimewa/)

salsabilafm.com - Curah hujan mulai mengguyur wilayah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah memetakan risiko bencana hidrometeorologi. 


Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan, Arif Rahman Surya Atmaja mengatakan, pada musim hujan kali ini diprediksi akan lebih singkat dari sebelumnya. 


"Menurut informasi dari BMKG, musim hujan saat ini akan terjadi dalam 4 bulan, mulai November hingga Februari," jelasnya, Jumat (6/11/2026). 




Pada musim hujan ini, pihaknya telah melakukan pemetaan wilayah yang berisiko terjadi bencana. Di antaranya risiko banjir di Kecamatan Blega dan Arosbaya yang menjadi langganan saat musim hujan.


"Dua wilayah itu berpotensi terjadi banjir. Salah satu penyebabnya karena mendapat air kiriman dari permukaan yang lebih tinggi saat curah hujan deras," jelasnya.




Selain itu, terdapat beberapa wilayah yang berpotensi mengalami longsor saat musim hujan datang. Yakni di Kecamatan Kokop, Kecamatan Konang, Kecamatan Geger dan Kecamatan Galis.


"Potensi longsor itu terjadi karena wilayah itu merupakan perbukitan sehingga perlu diwaspadai," ungkapnya.  


Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat berhati-hati saat terjadi perubahan cuaca secara tiba-tiba. Sebab, perubahan tekanan udara berpotensi terjadi angin puting beliung. 




"Pada peralihan musim ini cuaca ekstrem bisa terjadi kapanpun. Sehingga masyarakat hendaknya lebih berhati-hati dan waspada, terlebih saat ada awan gelap," pungkasnya. (*)