Senin, 2 November 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Gerebek Pulau Mandangin, Polisi Amankan 3 Terduga Pengedar Narkoba

Syabilur Rosyad - Monday, 02 November 2026 | 06:49 AM

Background
Gerebek Pulau Mandangin, Polisi Amankan 3 Terduga Pengedar Narkoba
Petugas saat melakukan pengamanan terhadap 3 orang di Pulau Mandangin. (Rosyad/Salsa/)

salsabilafm.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sampang mengamankan tiga orang terduga pelaku peredaran narkotika dalam operasi penggerebekan di Pulau Mandangin, Kabupaten Sampang.


Ketiga orang yang diamankan masing-masing berinisial FZ, IS, dan AN. Mereka diduga terlibat dalam aktivitas peredaran narkotika di wilayah kepulauan tersebut.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, operasi penindakan dilakukan sekitar pukul 07.00 WIB pada Hari Rabu (28/10/2026) lalu. Petugas bergerak melakukan penggerebekan ketika aktivitas masyarakat di perkampungan setempat mulai berlangsung.




"Petugas menangamankan tiga orang. Mereka datang berbondong-bondong dengan menyamar tanpa menggunakan pakaian resmi," kata salah satu warga yang enggan disebut namanya. 


Ketiga orang tersebut, diduga merupakan pengedar barang haram di wilayah Pulau Mandangin. "Ya. Terkenalnya memang pengedar," ucapnya. 




Penangkapan tersebut dibenarkan Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Wakuyo. Dia memastikan bahwa tiga orang dengan inisial tersebut telah diamankan petugas di lokasi kejadian.


"Iya, betul telah mengamankan terduga inisial FZ, IS, dan AN di TKP Mandangin. Sementara proses penyidikan dan pengembangan di Satnarkoba. Lebih lengkapnya menunggu rilis," katanya saat dikonfirmasi, Senin (2/11/2026).


Saat ini, ketiga terduga pelaku telah dibawa ke Satresnarkoba Polres Sampang untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.




"Kami juga masih melakukan pengembangan guna mendalami dugaan keterlibatan mereka dalam jaringan peredaran narkotika," jelasnya.


Namun, hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian belum membeberkan secara terperinci barang bukti yang berhasil diamankan, jenis narkotika yang diduga diedarkan, maupun peran masing-masing terduga pelaku.




Pengungkapan tersebut kembali menempatkan wilayah kepulauan sebagai salah satu kawasan yang menjadi perhatian dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika di Kabupaten Sampang. (Syad)