Perahu Angkut Rombongan Santri Terbalik di Sumenep, Tidak Ada Korban Jiwa
Redaksi - Saturday, 07 November 2026 | 06:32 AM


salsabilafm.com - Sebuah perahu layar motor (PLM) yang membawa rombongan santri terbalik di perairan Pelabuhan Batu Guluk, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Jumat (6/11/2026). Akibat kejadian itu, delapan santri sempat dibawa ke Puskesmas Arjasa, namun tidak ada korban jiwa.
Kepala Desa Kalisangka, Ainur Ridha, membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, perahu terbalik pada Jumat pagi, sebelum waktu Dzuhur. Lokasinya tidak jauh dari Pelabuhan Batu Guluk.
"Kejadiannya tadi, pagi. Sebelum Dzuhur. Kejadiannya masih di (Pelabuhan) Batu Guluk. Masih di sebelahnya itu, di selatannya," kata Ainur Ridha .
Menurut Ainur, rombongan santri itu hendak berkunjung ke Pulau Mamburit, Desa Kalisangka. Mereka merupakan santri Alhidayah yang akan mengikuti kegiatan di pulau tersebut.
"Jadi beberapa santri ingin berkunjung ke pulau Mamburit (Desa Kalisangka). Santri Alhidayah. Tapi naik perahu," ungkapnya
Ainur menduga, perahu terbalik karena penumpang berkumpul di bagian belakang. Kondisi itu membuat posisi perahu tidak seimbang hingga akhirnya oleng.
"Namanya anak-anak santri, mungkin disuruh ke depan (perahu) tidak mau. Tapi berkumpul di belakang, mungkin samping. Jadi oleng," ujarnya.
Dia menegaskan, kejadian itu bukan disebabkan gelombang besar. Sebab, saat itu, kondisi laut relatif tenang. Beruntung, ada warga yang segera memberikan pertolongan.
"Bukan karena ombak, tapi galur. Itu ombak lirih. Alhamdulillah, tadi ada yang nolong. Tak sampai ada korban jiwa, tidak ada," katanya.
Ainur mengatakan, kunjungan para santri ke Pulau Mamburit berkaitan dengan kegiatan yang digelar di pulau tersebut. Apalagi, cukup banyak santri yang berada di sana.
"Kebetulan kan banyak juga santri di (pulau) Mamburit. Jadi berkunjung. Ada kegiatan," ujarnya.
Saat kejadian, ada dua perahu yang mengangkut rombongan santri. Namun, hanya satu perahu yang terbalik.
"Itu ada dua perahu. Tapi hanya satu yang terguling. Itu kejadiannya pagi," katanya.
Dia menambahkan, perahu yang terbalik itu diduga milik keluarga salah satu santri asal Pulau Mamburit. Perahu tersebut berangkat dari Pelabuhan Kalisangka.
"Itu kalau tidak salah, perahunya milik salah satu keluarga santri, yang dari Mamburit. Berangkat dari pelabuhan Kalisangka," ujarnya.
Sementara itu, petugas kesehatan, Samsuddin, membenarkan bahwa delapan santri menjadi korban dalam kejadian tersebut. Seluruhnya dibawa ke Puskesmas Arjasa untuk mendapatkan perawatan.
"Oh iya mas, ada delapan santri yg sedang di rawat di puskesmas arjasa," ungkapnya.
Samsuddin juga memastikan tidak ada korban meninggal dunia. Delapan santri tersebut masih dalam penanganan petugas kesehatan.
"Alhamdulillah tidak ada korban yang meninggal, yang delapan korban mendapatkan perawatan di PKM Arjasa," katanya.
Dia mengatakan, kondisi seluruh korban sudah sadar setelah mendapatkan perawatan medis.
"Kondisi Alhamdulillah pasien sadar semua setelah dapat perawatan," pungkasnya. (*)
Next News

Bangunan KDKMP di Pamekasan Jauh dari Permukiman, Dandim: Di Lokasi Itu Akan Bangun Pesantren
7 hours ago

Madura United Kalahkan Arema FC 3-0
7 hours ago

Kasus Digitalisasi SPBU, KPK Sebut Bobby Rasyidin Kooperatif karena Kembalikan Uang Rp2 Miliar
7 hours ago

Pemerintah Tingkatkan Status PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 1 Januari 2027
7 hours ago

Tanam Pohon di Ponpes Assirojiyyah Kajuk, Kapolres Sampang Ajak Santri Peduli Lingkungan
7 hours ago

Berteduh di Gubuk Sawah, Petani di Bangkalan Meninggal Dunia Tersambar Petir
8 hours ago

Petani di Sumenep Ditangkap, Diduga Sediakan Tempat Judi Togel
a day ago

Simpan Sabu di Sarung, Warga Sumenep Ditangkap Polisi
a day ago

FPRB Edukasi Mitigasi dan Peringatan Dini Bencana Hidrometeorologi di Pamekasan
a day ago

Masuki Musim Hujan, BPBD Bangkalan Petakan Risiko Bencana Hidrometeorologi
a day ago





