Sabtu, 7 November 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Berteduh di Gubuk Sawah, Petani di Bangkalan Meninggal Dunia Tersambar Petir

Moh Isrok - Saturday, 07 November 2026 | 06:13 AM

Background
Berteduh di Gubuk Sawah, Petani di Bangkalan Meninggal Dunia Tersambar Petir
Ilustrasi (Istimewa /)

salsabilafm.com - Muhdi (55) seorang petani asal Dusun Pangare'an, Desa Pettong, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan meninggal dunia usai tersambar petir di area persawahan desa setempat. Jumat (6/11/2026) sekitar pukul 11.30 wib.


Berdasarkan informasi yang diterima salsabilafm.com, peristiwa nahas tersebut bermula saat korban bersama anak dan istrinya sedang bercocok tanam di sawah miliknya. Lntaran hujan deras yang turun disertai petir, ketiganya memilih berteduh di sebuah gubuk yang ada disekitar persawahan.


Nahas, saat sedang berada didalam gubuk, tiba-tiba petir dengan keras menyambar area gubuk. Akibat peristiwa itu Muhdi langsung terkapar dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP), sementara anak dan istri dalam kondisi selamat.




"Korban bersama keluarganya yaitu anak dan istrinya di sawah membajak sawah dan menanam padi.sekira pukul 11.30 wib hujan deras kemudian korban dan keluarga berteduh di sebuah gubuk. Dan selanjutnya korban kesambar petir," ujar Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama.


Dia mengatakan, warga setempat yang mendengar peristiwa tersebut berusaha ingin memberikan pertolongan kepada korban, sayangnya saat hendak mau dibawa ke Puskesmas terdekat korban sudah tidak bernyawa.




"Dan di saat itu korban mau di bawa ke puskesmas tapi belum sempat berangkat sudah meninggal di lokasi," singkatannya.


Untuk proses lebih lanjut, kata Agung, pihak kepolisian melalui Kapolsek bersama anggota dan tim medis puskesmas menuju ke rumah duka, untuk memastikan korban meninggal akibat tersambar petir. (Isrok)