Satreskrim Polres Sampang Ungkap Sindikat Curanmor, 11 Motor Kiai Digondol Pelaku
Syabilur Rosyad - Friday, 03 October 2025 | 07:47 PM


salsabilafm.com – Satreskrim Polres Sampang berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang meresahkan masyarakat. Dua pelaku berinisial MD (23) dan JD (27), warga Kecamatan Omben, diringkus setelah terbukti melakukan pencurian kendaraan bermotor di sejumlah lokasi.
Tak tanggung-tanggung, tercatat ada 11 Tempat Kejadian Perkara (TKP). Mirisnya, sebagian besar kendaraan yang digasak merupakan milik para kiai dan tokoh agama di wilayah Kecamatan Omben.
Plh. Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo mengatakan, Kasus ini bermula dari laporan seorang warga Dusun Pangmasaran, Desa Madulang, Kecamatan Omben, yang kehilangan sepeda motor dan dua unit ponsel pada Minggu (12/8/2025) dini hari. Saat itu, motor diparkir di halaman rumah dengan kunci setir dan gembok cakram, sementara dua ponsel diletakkan di samping korban yang tertidur di teras rumah.
"Sekitar pukul 03.30 WIB, korban mendapati motornya raib bersama dua ponsel. Laporan pun segera dilayangkan ke Polres Sampang," katanya, Jum'at (3/10/2025).
Berbekal laporan tersebut, tim Satreskrim bergerak cepat dan berhasil menangkap kedua tersangka pada Senin (15/9/2025) sekitar pukul 23.45 WIB. Dari hasil pemeriksaan, keduanya mengaku tidak hanya melakukan pencurian tersebut, tetapi juga terlibat di sejumlah lokasi lainnya.
"Ke dua pelaku mengaku telah melakukan pencurian motor di 11 lokasi berbeda di wilayah Kecamatan Omben, Sampang," jelasnya.
Adapun daftar korban yang mayoritas adalah kiai dan tokoh agama, di antaranya:
- Kyai Miqdam (Kamondung): Honda Supra dan Honda Vario Putih
- Kyai Ali Mat (Temoran): Yamaha Mio
- Kyai Munawir (Madulang)
- Ustadz Saiful Anwar (Gersempal): Honda Beat
- Kyai Riyad (Meteng): Honda Vario
- Kyai Ishak (Madulang): Honda Vario
- KH. (Meteng): Honda Scoopy
- Ra Mahfud (Meteng): Honda Vario
- Lora Rohan (Gersempal): Honda Supra 125
- KH. Moham (Omben): Honda Beat
- KH. Kafi (Omben): Honda Supra
Dari penangkapan tersebut, polisi juga mengamankan satu eksemplar surat berharga berupa BPKB sepeda motor.
"Tersangka mengaku nekat mencuri karena faktor ekonomi," tutur Eko.
Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 363 ayat 2 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.
Polisi memastikan proses hukum akan terus berlanjut. Saat ini, kedua pelaku ditahan di Mapolres Sampang untuk pemeriksaan lebih lanjut sekaligus pengembangan guna menelusuri jaringan curanmor lainnya.
"Keduanya sudah kami amankan dan mengakui perbuatannya. Kami masih melakukan pengembangan untuk menelusuri jaringan curanmor ini," pungkasnya. (Syad)
Next News

Ketahuan Bawa Sabu, 2 Pria di Pulau Sapeken Sumenep Diamankan Polisi
8 days ago

Remaja 16 Tahun di Bangkalan Diduga Dihamili Kakek Sendiri
15 days ago

Pukul Tetangga Pakai Linggis hingga Tewas, Kakek di Sampang Terancam Penjara Seumur Hidup
21 days ago

Polisi Temukan Puluhan Botol Miras di Toko Kelontong Sumenep
a month ago

3 Pemuda di Bangkalan Ditangkap Polisi saat Pesta Sabu
a month ago

Terungkap! Motif Pria Habisi Mertua di Sampang Gegara Suara Sound System
a month ago

Diduga Sakit Hati, Menantu di Sampang Bacok Mertua hingga Tewas
a month ago

Terduga Pelaku Pelecehan Penumpang Bus JR Connexion Minta Maaf
a month ago

Sindikat Pencuri Trafo PLN di Jalan Akses Suramadu Dibekuk Polisi
a month ago

Kepergok Curi Motor di Depan Apotek, Pencuri Diamuk Warga Bangkalan
a month ago





