Polisi Tangkap Komplotan Curamnor di Bangkalan, Pelaku: Saya Hanya Sering Curi Ayam
Redaksi - Thursday, 14 May 2026 | 06:49 AM


salsabilafm.com - Personel Satreskrim Polres Bangkalan menggulung tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), terdiri dari SF (41) dan AG (36), keduanya warga Desa Binoh, Kecamatan Burneh serta ZN (26), warga Desa Togubang, Kecamatan Geger.
Mereka diitangkap atas pencurian Honda Beat dengan TKP Dusun Durbuk, Desa Batangan, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, (13/4/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.
Saat berada dalam mobil menuju Polres Bangkalan, tersangk SF di hadapan personel opsnal satreskrim mengaku tidak terbiasa melakukan pencurian sepeda motor yang malah membawanya ke balik jeruji tahanan.
"Keliling iya cuma jarang dapat (motor). Sering balik tangan kosong. Saya hanya sering curi ayam, kalau motor yang ada HP nya benar saya bersama 4 orang, baru dapat itu. Saya sudah jujur mengaku. (Honda Beat) Laku Rp 4,1 juta," terang SF.
Pengakuan tersangka SF itu tidak kemudian membuat penyidik Satreskrim Polres Bangkalan percaya begitu saja. Pengembangan terus dilakukan termasuk memburu satu tersangka lain berinisial HS (45), warga Desa Togubang, Kecamatan Geger yang ditetapkan sebagai DPO.
Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Hafid Dian Maulidi mengungkapkan, pengkapan terhadap para pelaku curamnor itu dilakukan ketika ketiganya tengah berkumpul di rumah tersangka ZN di Desa Togubang, Kecamatan Geger
"Dari para tersangka, kami menyita tiga barang bukti terdiri dari satu buah HP, satu unit Honda Vario nopol N 6523 ABR sebagai sarana, dan satu buah kunci T," ungkap Hafid, Rabu (13/5/2026).
Keempat sindikat curanmor tersebut mulai beraksi ketika korban tertidur lelap di rumah saudaranya, Desa Batangan, Kecamatan Tanah Merah. Motor Honda Beat milik korban diparkir di teras rumah dengan dikunci stang pada 12 April 2026 sekitar pukul 22.00 WIB
"Keesokan harinya ketika korban bangun tidur, HP yang berada di sampingnya hilang berikut motor di teras rumah. Atas kejadian tersebut, pelapor mengalami kerugian Rp 3,3 juta untuk HP dan Rp 20 juta untuk motornya," papar Hafid.
Dalam modusnya, lanjut Hafid, para tersangka berbagi peran mulai dari mengawasi sekitar lokasi kejadian hingga salah seorang pelaku merusak rumah kuncui motor milik korban menggunakan kunci T.
"Ketiganya kami jerat dengan Pasal 477 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, ancaman tujuh tahun penjara," pungkasnya. (*)
Next News

Pisah Ranjang, Suami di Pamekasan Hantam Kepala Istri Pakai Balok Kayu
a day ago

Curi Uang Kotak Amal Masjid Rp44 Ribu, Pria di Bangkalan Ditangkap Polisi
2 days ago

Terekam CCTV, Perempuan di Pamekasan Curi Gelang Emas Seharga Rp25 Juta
2 days ago

2 Bulan DPO, Otak Penculikan 3 Warga Jombang Ditangkap di Bangkalan
3 days ago

Curi Motor Saat Diparkir di Pinggir Sungai, 3 Orang Diciduk Polis
3 days ago

Peternak Sapi di Bangkalan Kebanjiran Pesanan dari Jakarta Jelang Lebaran Kurban
6 days ago

HP dan Dompet Hilang Saat Keberangkatan CJH Kloter 69 Bangkalan, Kemenhaj: Kami Akan Lapor Polisi
6 days ago

2 Terduga Pengedar Sabu di Pamekasan Ditangkap Polisi
7 days ago

Sindikat Joki UTBK Terbongkar, Pelaku Ngaku dari Sumenep Tak Bisa Berbahasa Madura
7 days ago

Cabuli Cucu Sendiri, Kakek di Sumenep Ditangkap Polisi
7 days ago





