Rabu, 13 Mei 2026
Salsabila FM
Kriminal

Terekam CCTV, Perempuan di Pamekasan Curi Gelang Emas Seharga Rp25 Juta

Redaksi - Wednesday, 13 May 2026 | 03:34 AM

Background
Terekam CCTV, Perempuan di Pamekasan Curi Gelang Emas Seharga Rp25 Juta
Emak-emak diduga mencuri emas. ( Istimewa/)


salsabilafm.com  - Seorang perempuan paruh baya terekam CCTV berhasil membawa kabur gelang emas seharga Rp25 juta dari Toko Emas Jakarta, Pamekasan, Sabtu (2/5/2026) viral di media sosial. 


Pada video berdurasi 3 menit 19 detik, pelaku memakai masker, kemeja putih dan jilbab kuning. Awalnya, pelaku pura-pura akan membeli emas dan melihat dua gelang emas.




Satu gelang emas dipakai di tangan kanan lalu ditutupi pakaiannya. Sementara satu gelang lainnya dipegang dengan tangan kiri. Berselang satu menit, pelaku meminta satu gelang lagi. Total tiga gelang dengan yang sudah dipakai.


Namun, semenit kemudian, pelaku hanya memberikan dua gelang. Satu gelang ditangan pelaku tidak dilepas. Bahkan, untuk mengelabui penjaga toko, pelaku sempat bertukar posisi dengan pembeli lain. Tak lama dari itu, pelaku meninggalkan toko.


Penjaga toko Emas Jakarta, Halili, mengatakan, gelang emas ketahuan hilang saat toko mau tutup. Setelah dihitung ada gelang 12 gram seharga Rp25 juta hilang. 




"Saat diketahui hilang, kami melapor ke pemilik toko lalu dilihat di CCTV," katanya, Selasa (12/5/2926).


Menurut Halili, pelaku sengaja memakai gelang emas lalu menutupinya dengan pakaian yang berbahan kaos. Sementara penjaga toko tidak menyadarinya saat kejadian. Bahkan, pelaku sempat bergeser ke sebelah kanan. Tidak lebih dari semenit pelaku langsung meninggalkan toko.




"Saya yang melayani orang itu. Saya lupa kalau gelang yang dipakainya tidak dibuka, saat itu saya juga melayani pembeli lain," ujarnya.


Menurut dia, pihaknya  sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polisi. Halili berharap pelaku segera terungkap dan barang bisa dikembalikan.


Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Yoyok Hardianto menyampaikan sudah menerima laporan dari toko emas. Saat ini, Polisi masih melakukan penyelidikan.




"Sekarang masih proses. Kami mempelajari rekaman CCTV sebagai salah satu petunjuk," katanya. 


Dia pun menyakini bahwa pelaku pasti tertangkap. Polisi juga mengaku akan mendalami sejumlah rekaman CCTV lainnya.(*)