Relokasi Puskesmas Karang Penang Telan Rp7 Miliar
Ach. Mukrim - Monday, 14 July 2025 | 01:52 PM


salsabilafm.com – Relokasi puskesmas Karang Penang, Sampang menelan anggaran Rp7 miliar. Anggaran relokasi tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2025.
Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Sampang Nurul Syarifah mengungkapkan, terdapat beberapa faktor yang melandasi proyek tersebut, di antaranya bangunan puskesmas lama yang sudah tidak layak dan lokasinya kurang strategis.
"Selain itu, minim lahan parkir untuk menampung keramaian," katanya, Senin (14/7/2025).
Nurul mengatakan, lokasi yang akan dibangun berdekatan dengan kantor kecamatan. Saat ini dalam proses pelelangan, yang akan berakhir Agustus. "Kalau tidak ada kendala, pembangunan akan dilakukan di bulan September," ujarnya.
Perlu diketahui, berdasarkan data Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sampang, pada tahun ini Dinkes KB menerima anggaran DBHCHT sebesar Rp22 miliar.
Rinciannya, Rp8.037.315.900.00 untuk program pembangunan puskesmas. Kemudian, Rp14.430.334.600.00 untuk program pengelolaan jaminan kesehatan masyarakat. (Mukrim)
Next News

Polisi Ungkap Kasus Curanmor di Robatal Sampang, 2 Pelaku Ditangkap
19 hours ago

Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN, Dalami Kasus Korupsi Program MBG
21 hours ago

Pertalite Dipangkas, Warga Sumenep Antre BBM hingga 5 Jam
a day ago

Lapas dan Rutan di Madura Bedah Rumah Warga Miskin
a day ago

Polisi Bongkar Jaringan Sabu Bangkalan-Surabaya, 4 Orang Ditangkap
a day ago

AS dan Iran Teken Kesepakatan Damai, Selat Hormuz Akan Dibuka Kembali
a day ago

Pemancing Asal Raas Sumenep Ditemukan Meninggal Tersangkut Karang
a day ago

Payung Alun-Alun Trunojoyo Sampang Sering Rusak, Anggaran Perawatan Rp61 Juta
a day ago

Penjaringan Siswa SR di Sampang: SD Belum Terpenuhi, SMP dan SMA Kelebihan Pendaftar
a day ago

Proyek Pengembangan Lapangan Bukit Panjang Dimulai, PC Ketapang II Ltd Siap Tambah Pasokan Energi Nasional
20 hours ago




