Rekapitulasi Suara Pilkada Bangkalan Hingga Larut Malam, Ini Sebabnya
Ach. Mukrim - Thursday, 05 December 2024 | 08:44 AM


salsabilafm.com – Proses rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kabupaten Pilgub Jatim dan Pilbup Bangkalan berlangsung hingga larut malam. Sebab, banyak catatan kejadian khusus saat rekapitulasi di tingkat kecamatan yang harus diselesaikan pada rekapitulasi tingkat kabupaten.
Ketua Bawaslu Bangkalan Ahmad Musta'in Saleh mengakui adanya beberapa catatan khusus yang dilayangkan oleh saksi calon pilkada bangkalan yang harus ditindaklanjuti oleh komisi pemilihan umum (KPU) Bangkalan.
"Semua rekom dan kejadian khusus pada saat di kecamatan sudah diselesaikan oleh KPU. Tinggal ini mau finalisisasi perolehan terbaru dari hitung ulang (HU) dan penyandingan data itu," ucapnya, Rabu (4/12/2024) malam.
Menurutnya, dari beberapa catatan kejadian khusus yang dilayangkan oleh para saksi ditingkat kecamatan, semuanya berkaitan dengan hasil pemilihan kepala daerah dan wakil daerah (pilkada) bangkalan.
"Iya semuanya di pilkada, kalau pilgub sejauh ini tidak ada catatan kejadian khusus," jelasnya.
Sementara Komisioner KPU Bangkalan Qomaruddin membenarkan adanya beberapa rekomendasi dari Bawaslu. Di antaranya, sanding data sebanyak 10 TPS, hitung ulang 9 TPS serta rekapitulasi se-Kecamatan Klampis .
"Rekapitulasi tingkat kabupaten berjalan lancar, meski ada rekomendasi Bawaslu untuk sanding data serta ada kaitannya rekapitulasi pada 81 TPS dan alhamdulillah semuanya sudah selesai dan clear," tuturnya.
Menurut Qomar, KPU Bangkalan selaku penyelenggara pesta demokrasi siap melaksanakan semua rekomendasi Bawaslu berdasarkan form catatan kejadian khusus pada saat rekapitulasi ditingkat kecamatan.
"Kita punya keyakinan bisa selesai malam ini karena tinggal satu kecamatan yaitu kecamatan Geger," pungkasnya. (Isrok)
Next News

PCNU Sampang Minta Kejaksaan Tak Masuk Angin Tangani Kasus Rudapaksa Anak
14 days ago

Dinsos-PPA: Hasil Pemeriksaan Sementara Menunjukkan Korban Rudapaksa 27 Pelaku di Sampang Tidak Hamil
14 days ago

Kasus Rudapaksa Anak Jadi Alarm, MUI Sampang Desak Pemerintah Evaluasi Sistem Perlindungan Korban
24 days ago

Apa yang Harus Dilakukan Jika Anak Menjadi Korban Kekerasan Seksual? Ini Langkah yang Perlu Diketahui
25 days ago

Hukuman Pelaku Rudapaksa Anak di Indonesia: Penjara, Kebiri Kimia hingga Gelang Elektronik
25 days ago

Owner Lyco Coffee Didenda Rp6 Juta dalam Sidang Tindak Pidana Ringan
2 months ago

Ratusan Santri dan Alumni Demo PN Sampang, Desak Terdakwa Penganiaya Guru Tugas Dihukum Maksimal
2 months ago

Korban Penganiayaan Guru Tugas di Sampang: Saya Diancam Akan Dibunuh Jika Melawan
3 months ago

Sidang Sering Molor, Profesionalitas PN Sampang Jadi Sorotan Publik
3 months ago

Mad Jari Divonis 6 Tahun, Kuasa Hukum Korban: Alhamdulillah, Alloh Berikan Jalan Keadilan
3 months ago





