Jumat, 31 Juli 2026
Salsabila FM
Lintas Berita

Kader Gerindra Sampang: Label Londo Ireng Bukan untuk Mendiskreditkan Semua Jurnalis

Ach. Mukrim - Friday, 31 July 2026 | 05:53 AM

Background
Kader Gerindra Sampang: Label Londo Ireng Bukan untuk Mendiskreditkan Semua Jurnalis
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sampang, Alan Kaisan saat menemui pendemo (Mukrim/Salsa/)

salsabilafm.com - Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengaitkan profesi jurnalis dengan istilah 'Londo Ireng' berbuntut panjang hingga ke tingkat daerah. Jum'at (31/7/2026), puluhan jurnalis dari 14 organisasi pers di Kabupaten Sampang demontrasi di gedung DPRD setempat menolak stigma 'Londo Ireng'. di kantor DPRD setempat. 

Massa melakukan aksi jalan mundur dan membentangkan spanduk protes karena merasa martabat profesi mereka telah diinjak-injak oleh narasi presiden Prabowo. 


Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sampang, yang juga kader partai Gerindra, Alan Kaisan, menyatakan tidak sependapat jika istilah bermakna pengkhianat bangsa atau antek asing itu digeneralisasikan kepada seluruh insan pers yang bekerja secara profesional.




"Saya sepakat dengan rekan-rekan pers, wartawan itu bukan 'Londo Ireng'. Penyebutan tersebut sama sekali tidak tepat apabila ditujukan kepada jurnalis yang menjalankan tugasnya secara lurus dan tunduk pada kode etik jurnalistik," kata Alan di hadapan massa aksi.


Menurut Alan, ucapan Prabowo dalam acara Puncak Harlah ke-28 PKB di Jakarta tersebut tidak bermaksud menyerang seluruh institusi pers, melainkan bentuk kejengkelan terhadap oknum-oknum yang bertopeng sebagai wartawan.


"Kalau ada oknum yang bertopeng jurnalis lalu menggunakan profesi ini untuk merusak tatanan daerah atau negara, itulah yang dimaksud (Londo Ireng) oleh Pak Prabowo. Jadi tidak bisa disamaratakan. Waktu kejadian saya ada di sana dan tahu arahnya bukan untuk mendiskreditkan semua jurnalis," tegas dia, mencoba meluruskan blunder politik tersebut.




Menyadari posisi partainya yang kini menjadi sorotan tajam komunitas pers nasional, Alan berjanji akan membawa petisi dan tuntutan demonstran yang mendesak Presiden Prabowo meminta maaf secara terbuka ke tingkat struktur pusat Partai Gerindra.


"Sebagai perwakilan di daerah, saya berkomitmen untuk menindaklanjuti dan menyampaikan apa yang menjadi tuntutan rekan-rekan pers hari ini langsung ke jajaran pusat Partai Gerindra," pungkasnya. (Mukrim)