Rekan dan Komunitas Futsal di Bangkalan Antar Azfar Burhan ke Peristirahatan Terakhir
Redaksi - Wednesday, 11 February 2026 | 06:01 AM


salsabilafm.com - Dunia futsal nasional berduka atas meninggalnya kiper Unggul FC Malang, Azfar Burhan, yang tewas akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Ketengan, Tonjung, Kecamatan Burneh, Bangkalan, Selasa (10/2/2026) dini hari. Kepergian pemain berusia 25 tahun itu menyisakan kesedihan mendalam, terutama bagi rekan-rekan dekatnya.
Sejumlah sahabat dan kerabat memadati rumah duka di Jalan Nusa Indah, Kelurahan Mlajah, Bangkalan. Jenazah Azfar disalatkan di Masjid Baiturrachim Perumda Bangkalan sebelum dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Kelurahan Mlajah sekitar pukul 10.07.
Bagi rekan sesama pemain, Azfar dikenal sebagai sosok inspiratif. Mirza Agiandra menilai almarhum sebagai panutan pemain muda di Bangkalan karena mampu menembus Pro Futsal League di usia muda.
"Azfar bisa dibilang panutan pemain muda di Bangkalan. Di usia yang masih muda, dia sudah berhasil menembus Pro Liga Futsal Indonesia," ujar Mirza, Selasa (10/2/2026).
Mirza mengaku terkejut saat menerima kabar duka tersebut. Informasi awal dia peroleh dari anggota Satlantas Polres Bangkalan terkait kecelakaan yang melibatkan Azfar. Menurut dia, semua insan futsal di Bangkalan mengenal Azfar sebagai pribadi yang aktif di berbagai komunitas.
"Kami sangat berduka atas kepergian Azfar," ucapnya.
Saat kecelakaan terjadi, Azfar diketahui hendak kembali ke Malang. Timnya dijadwalkan bertolak ke Pontianak untuk mengikuti Futsal Nation Cup 2026 dengan laga perdana digelar Kamis (12/2/2026).
Tommy Guruh Hartawan, rekan lain mendiang, mengenang perjalanan karier Azfar yang dimulai dari klub lokal Bangkalan, Sinjay FC. Dari klub tersebut, kemampuan Azfar berkembang hingga dilirik klub profesional.
"Azfar memulai karier dari Sinjay FC, bermain di Liga Nusantara dan pernah mewakili Bangkalan pada Porprov 2019 di Tuban," kata Tommy.
Karier Azfar terus menanjak hingga menjadi satu-satunya pemain asal Bangkalan yang menembus kasta tertinggi futsal nasional. Dia pernah memperkuat Pelindo Jakarta, Sadakata Aceh, dan Unggul FC Malang.
Tommy menuturkan, sebelum kecelakaan terjadi, Azfar sempat pulang ke Bangkalan untuk berpamitan dengan orang tuanya sebelum kembali ke Malang dan bertolak ke Pontianak. (*)
Next News

KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, Penumpang Mulai Dievakuasi
21 hours ago

APTI Sampang Tolak Aturan Pembatasan Tar-Nikotin dan Kemasan Polos
21 hours ago

Defisit APBD Sampang 2027 Diproyeksi Tembus Rp130,2 Miliar
21 hours ago

Aston Villa Kalahkan Indonesia All Stars 3-1 pada Laga Pra Musim di Jakarta
21 hours ago

Kapal Rute Surabaya-Makassar Terbakar di Perairan Sumenep, Angkut 250 Penumpang
21 hours ago

HCML Dukung Penguatan Kemitraan Strategis Industri Migas dengan Insan Pers
15 hours ago

ASN Sumenep Dilarang Live di Medsos saat Jam Kerja
2 days ago

Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Turunkan Harga BBM Non-Subsidi, Ini Daftar Terbarunya
2 days ago

Melonjak, Luas Lahan Tembakau di Sampang Tembus 90 Ribu Hektare
2 days ago

Bupati Lantik Faisol Ansori sebagai Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang
2 days ago




