Sempat Dilaporkan Hilang, Remaja Putri Asal Sampang Ditemukan di Sidoarjo
Ach. Mukrim - Wednesday, 11 February 2026 | 07:16 AM


salsabilafm.com - Seorang remaja putri Talita Zahira Ilahi (15), remaja asal Jalan Suhadak, Kelurahan Dalpenang, Kecamatan/Kabupaten Sampang, yang sebelumnya dilaporkan hilang kini telah ditemukan di Sidoarjo.
Motif pelarian remaja yang memiliki tinggi 160 cm tersebut diduga lantaran kesal ditegur orang tua terkait penggunaan telepon seluler (HP) dan perintah ibadah.
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, melalui Pamapta 1 Polres Sampang, IPDA Nasrun Wijaya Santoso, mengonfirmasi bahwa yang bersangkutan telah kembali ke rumah dalam keadaan selamat pada Selasa (10/2/2026) malam.
"Benar, yang bersangkutan sudah kembali ke rumah dalam keadaan sehat setelah sempat pergi tanpa pamit ke rumah kerabatnya di Sidoarjo," katanya, Rabu (11/2/2026).
Dia menjelaskan, peristiwa bermula pada Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Kepada keluarga, Thalita awalnya berpamitan untuk pergi ke warung milik ibunya yang berada di kawasan Alun-alun Trunojoyo, Sampang. Namun, hingga sore hari, ia tak kunjung terlihat di lokasi tersebut.
Penyelidikan mendalam mengungkap, kepergian Thalita dipicu oleh rasa kesal. Dia disebut terlibat perselisihan dengan orang tuanya karena ditegur agar berhenti bermain ponsel dan segera melaksanakan sholat.
Lantaran emosi, dia memutuskan untuk berangkat ke Sidoarjo dengan tujuan mencari pekerjaan. Untuk modal perjalanan, Thalita nekat menjual sepasang anting miliknya ke toko emas seharga Rp1,2 juta guna ongkos bus dan biaya hidup sementara.
Thalita tiba di rumah pamannya di Sidoarjo pada pukul 18.00 WIB. Setelah mendengarkan cerita kronologi kejadian, pihak keluarga di Sidoarjo segera berkoordinasi agar sang remaja kembali ke Sampang.
"Paman yang bersangkutan langsung meminta agar ia pulang. Thalita kemudian diantar kembali ke rumahnya di Sampang oleh sepupunya," terangnya.
Nasrun menjelaskan, sekitar pukul 21.00 WIB, Thalita akhirnya sampai di kediamannya di Jalan Suhadak dan dipertemukan kembali dengan kedua orang tuanya.
"Kami mengimbau agar para orang tua lebih mengedepankan komunikasi dialogis dengan anak guna mencegah terjadinya peristiwa serupa yang dapat membahayakan keselamatan anak di jalan," pungkasnya. (Mukrim)
Next News

3 PMI Nonprosedural Asal Bangkalan Dideportasi Usai Ditahan di Malaysia
a day ago

Bupati Bangkalan Tinjau Sumber Mata Air Desa Mandung
a day ago

KPM Mengaku Tak Pernah Pegang KKS, Penyaluran Bansos PKH di Sampang Dikeluhkan Warga
a day ago

NIK Didorong Jadi Identitas Tunggal untuk Berbagai Layanan Publik
a day ago

Prabowo Mau Olah Batu Bara Rendah Kalori Jadi BBM
a day ago

Nusron Emosional Saat Ditanya Evaluasi Kasus HGB Summarecon
17 hours ago

Banjir Bandang, Akses Padang-Solok Lumpuh
19 hours ago

2 Siswa Sekolah Rakyat Sampang Mengundurkan Diri, Ini Alasannya
2 days ago

Ratusan Kayu Gelondongan di Perairan Sumenep Berlabel Kemenhut RI
2 days ago

Kebakaran di Pamekasan, Uang Rp20 Juta Hasil Tembakau Ikut Hangus
2 days ago


