4 Lokasi Masuk Tahap Verifikasi Pembangunan Sekolah Rakyat di Pamekasan
Redaksi - Friday, 29 May 2026 | 06:58 AM


salsabilafm.com — Penentuan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Pamekasan mulai ada titik terang. Ini setelah sejumlah lahan di berbagai kecamatan menjalani proses survei dan verifikasi teknis.
Bupati Pamekasan, Kholilurrahman mengatakan, terdapat lebih dari 20 titik lahan yang sebelumnya diusulkan oleh tokoh masyarakat untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Namun, tidak semua lahan memenuhi persyaratan teknis yang ditentukan pemerintah pusat.
"Sekolah rakyat ini lahannya tidak serta-merta semua bisa masuk syarat. Karena ada syarat yang ditentukan kementerian," katanya, Kamis (29/5/2026).
Dia menjelaskan, beberapa syarat utama tersebut di antaranya minimal luas lahan mencapai lima hektare, tidak masuk kategori lahan sawah dilindungi (LSD), serta memiliki tingkat kemiringan tertentu.
"Rata-rata harus rata. Minimal sekitar 10 derajat kemiringannya," ujar Kholilurrahman.
Dari hasil survei sementara, terdapat empat lokasi yang dinilai berpotensi memenuhi persyaratan teknis, yakni di wilayah Bicorong Pakong, Larangan Tokol, Campor Proppo dan Desa Rombuh.
Menurutnya, seluruh lahan tersebut telah disurvei oleh konsultan appraisal untuk menentukan nilai harga lahan sebelum diputuskan sebagai lokasi pembangunan.
"Bukan Bupati yang menentukan harga. Ada konsultan appraisal yang menentukan nilainya," katanya.
Dia menambahkan, apabila status kepemilikan lahan nantinya telah menjadi aset pemerintah daerah, maka proses pembangunan fisik sekolah akan ditangani pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum.
"Seluruh anggarannya dari pusat. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai pengawasan," ucapnya.
Pemerintah Kabupaten Pamekasan berharap seluruh tahapan penetapan lahan dapat selesai sebelum Oktober 2026 agar pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera direalisasikan. (*)
Next News

20 Finalis Duta Genre Sampang 2026 Ikuti Karantina
10 hours ago

PC Fatayat NU Sampang 2025-2030 Resmi Dilantik, Komitmen Berkhidmat dan Berdampak Nyata
10 hours ago

KPAI: Budaya Tutup Mulut Jadi Penghambat Pengungkapan Kasus Kekerasan Seksual di Sampang
13 hours ago

Kerap Terima Keluhan Masyarakat, Begini Penjelasan PLN ULP Sampang
13 hours ago

Kementerian HAM Kecam Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam hingga Tewas di Bali
13 hours ago

Sejarah NU bagian Integral Sejarah Nasional, Ini Penjelasan Ketua Lesbumi PWNU Jatim
2 days ago

4 Pekerja Migran Asal Bangkalan Dideportasi dari Malaysia
2 days ago

Febrie Adriansyah Tak Kenakan Rompi Tahanan, Kejagung: Mohon Maaf Karena Buru-buru
2 days ago

Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumahnya, Febrie Adriansyah: Nanti Minta Penyidik Jawab
2 days ago

Pernikahan Dini di Sampang Masih Terjadi, PA Terima 15 Permohonan Dispensasi Nikah
2 days ago





